SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Membantu ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) Belajar Belanja di Supermarket (Mendorong Trolly)
May 29th, 2010 by al-ihsan

Membantu ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) Belajar Belanja di Supermarket (Mendorong Trolly)

Walaupun kelihatannya aktifitas ini sederhana tapi pada prakteknya tetap membutuhkan kesabaran dari para bunda. Selamat berbelanja.

I. Jelaskan Kegunaan Trolly

  1. Posisi mendorong (anak memegang trolly di belakang, orantua berada di belakang anak dengan posisi juga memegang trolly bagian belakang).
  2. Lakukan pada awal-awal proses belajar. Ajak anak Anda berkeliling dengan posisi ini.
  3. Dorong trolly perlahan dan ajarkan teknik mendorong yang benar.

II. Ke Step Berikutnya.

  1. Posisi anak tetap berada di belakang orangtua berada di posisi depan trolly dengan satu tangan diletakkan di trolly dengan gerakan sedang menarik.
  2. Dengan step ke II ini, orangtua masih dalam tahap pengawasan dengan sekali-kali melihat ke anak, untuk memastikan anak masih dalam tahap yang benar yaitu berada di belakang dengan gerakan mendorong.

III. Melepaskan anak mendorong trolly sendiri dengan posisi orangtua berada di belakang anak, tetapi tidak memegang trolly.

  1. Fungsi orangtua disini hanya mengawasi sedangkan anak sudah mulai memahami cara yang baikĀ  dan benar menggunakan trolly saat berbelanja.

Catatan:

  • Ketiga tahapan di atas harus dilakukan dengan pengawasan yang baik oleh orangtua.
  • Pada saat proses pembelajaran ini, orangtua tetap bias berbelanja, walauoun sedang melakukan training. Agar kedua aktifitas ini dapat berjalan dengan baik, aktifitas berbelanja jangan terlalu banyak. Dan jangan dilakukan pada saat berbelanja bulanan.
  • Untuk step di atas, memerlukan waktu, jangan mengajarkan semua step sekaliguspada hari yang sama (kondisi berbeda dari setiap anak)
  • Harus dilakukan berurutan jadi jangan loncat dari step I langsung ke step III.
  • Gunakan catatan kecil pada setiap proses pembelajaran dan lakukan dengan rutin sekali seminggu atau dua kali sebulan. Catat juga kejadian-kejadian penting apa saja yang terjadi pada hari tersebut. Seperti anak mendorong trolly sambil berlari, berarti orangtua harus mengajarkan dulu berkeliling dengan trolly langsung dengan mendorong perlahan pada step I.
  • Karena proses belajar ini dilakukan di tempat umum, gunakan komunikasi yang wajar ke anak, bicara dengan singkat, jelas dan sikap yang wajar.
  • Jika anak sudah berhasil melalui step-step di atas dengan baik, kegiatan berbelanja akan semakin menyenangkan karena orangtua tidak dipusingkan lagi oleh anak kita yang bermain-main dengan trolly yang dapat membahayakan dirinya dan orang lain. Juga memberikan tanggungjawab ke anak dengan menjadikannya perpartisipasi dengan baik pada saat berbelanja.

Sumber: Majalah Anak Spesial no.14 November 2008

Incoming search terms:

Baca Juga ...!


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
*
SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«


»  Substance:WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa
© Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan, mendidik dengan hati dan kasih sayang.

Sekolah Autisme Al-Ihsan is Digg proof thanks to caching by WP Super Cache