SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
DUNIA BARU, curahan hati seorang guru
February 17th, 2010 by al-ihsan

foto bu iin dan bu evi

Autisme, … adalah kata yang cukup aneh terdengar di telinga saya. Saya yang menempuh pendidikan di dunia pertamanan belum pernah bertemu dengan anak yang menderita autism tersebut.

Karena kebetulan saya masuk pelatihan autisme Al-Ihsan. Awalnya saya takut melihat mereka, menjerit, tertawa, lari-lari, marah dan menyakiti diri mereka sendiri. Ada apa dengan mereka … Saya tidak sanggup tuk mendidik mereka, takut, ga tega. Saya kabur pulang ke kampung. Di perjalanan pulang saya bertemu dengan seorang anak laki-laki diatas kapal penyebrangan Bakauheuni – Merak. Dikapal tersebut si anak lari-lari dan meronta-ronta. Saya bertanya dengan ibunya, “kenapa anak Ibu”? Ibu tersubut dengan wajah sendu mengatakan kalau anaknya menderita autisme hiperaktif. Si ibu itu tersebut tidak sanggup untuk membawa anaknya untuk terapi karena biayanya mahal. Si ibu juga tidak paham apa yang tidak boleh dikonsumsi anaknya agar hiperaktifnya berkurang.

Saya melamun diatas kapal tersebut dan saya berfikir, Seandainya saya nanti punya anak atau saudara menderita autisme, saya juga tidak sanggup menanganinya. Kenapa saya tidak “cari ilmu” di Al-Ihsan. Saat itu saya belum berkeluarga. Dengan perdebatan panjang bersama keluarga yang tidak member saya restu untuk bekerja di dunia autism.

Akhirnya saya mantapkan hati untuk kembali kembali ke Tangerang dan ingin bergabung dengan Al-Ihsan. Saya kuatkan hati dan nawaitu tuk ikut mendidik anak autism. Saya rajin membaca buku-buku tentang autism dan pelatihan-pelatihan yang sering diadakan. Saya selalu bertanya pada ahli yang lebih dulu paham tentang autisme.

Banyak suka duka saat saya mengajar di Al-Ihsan bersama siswa-siswa saya yang pandai-pandai. Saya ikhlas bermain dan belajar dengan mereka. “Siswaku yang pandai, kamu pasti bias mandiri. Ibu Evi doakan”.

Incoming search terms:

Baca Juga ...!


One Response  
  • Rattan Furniture writes:
    June 9th, 20119:52 PMat

    Saya cuma bisa ikut mendoakan Bu… Itu dukungan yang baru bisa saya lakukan… Semoga saja lebih banyak orang seperti Ibu yang perduli terhadap sesama.. Saya orang Cirebon… Indah sekali membaca artikel di atas… Membangkitkan kebencian terdalam saya kepada sebagian pemerintah yang buta, tuli, dan goblok…, namun sekaligus rasa kasihan saya kepada mereka… Andai saja mereka aktif dalam hal-hal manusiawi dan tidak hanya pada hal-hal politik yang kata Bang Iwan urusannya hewan… Andai saja politikus kita bisa lebih manusiawi…, saya akan lebih bangga untuk berkata bahwa saya adalah muslim Indonesia yang cinta sesama..

    Alim…


Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
*
SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«


»  Substance:WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa
© Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan, mendidik dengan hati dan kasih sayang.

Sekolah Autisme Al-Ihsan is Digg proof thanks to caching by WP Super Cache