
Kamus mendefinisikan sebagai “ledakan amarah”, dan ledakan itu dapat terjadi pada semua tahapan usia. Namun, banyak orang memikirkan tentang sifat buruk anak kecil yang meledak-ledak ketika membicarakan tantrum.
Tingkah laku buruk biasanya terjadi pada usia 18 bulan hingga 3 tahun. Kadang pada anak usia 5 hingga 6 tahun tetap masih terjadi, dan secara bertahap akan menghilang.
Jenis Tantrum
Dalam buku “Temper Tantrum in Young Children”, psikolog Michael Potegal, mengidentifikasikan dua jenis tantrum yang berbeda dengan landasan emosional dan tingkah laku yang berbeda sebagai berikut:
- Tantrum amarah (anger tantrum) dengan cirri menghentakkan kaki, menendang memukul dan berteriak.
- Tantrum kesedihan (distress tantrum) dangan cirri menangis dan terisak-isak, membantingkan diri, dan berlari menjauh.
Anak yang masih sangat kecil sering mengungkapkan kesedihan atau kehilangan dangan tantrum.
Dalam buku “Raising Happy Dhildren”, Jan Parker dan Jan Stimpson juga memaparkan dua jenis tantrum yang berbeda:
- Tantrum yang berawal dari kesedihan dan amarah.
- Tantrum yang berakar pada kebingungan dan ketakutan.
Share on Facebook
Baca Juga ...!