SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Kaspar, Robot Ramah yang Membantu Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com
Mar 10th, 2011 by al-ihsan

Kaspar, Robot Ramah yang Membantu Anak Autis Kemajuan teknologi telah membantu meringankan kerja manusia. Salah satu contohnya adalah robot yang satu ini, Kaspar.

Penulis : Annisa Indri Lestari

EDEN Sawczenko, sangat senang dipegang tangannya dan berbalik memeluk sebuah robot berwujud gadis kecil.

Tahun ini, gadis kecil berumur 4 tahun yang mengidap autis ini mulai bermain dengan robot yang mengajarkan tentang emosi dan kontak fisik.

“Dia jauh lebih sayang dengan teman-temannya sekarang dan bahkan mulai memeluk mereka,” kata Claire Sawczenko, ibu Eden.

Eden menghadiri pra sekolah untuk anak autis di Stevenage, utara London. Saat itu, peneliti sengaja membawa robot berwujud anak-anak. Kaspar memiliki rambut hitam ikal dan berkaos kaki garis-garis merah.
Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Kenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan Autis? | SekolahAutismeAl-ihsan.com
Feb 25th, 2011 by al-ihsan

Kenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan AutisKenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan Autis?

Dibandingkan perempuan, laki-laki lebih rentan mengalami autisme atau gangguan interaksi sosial. Sebuah penelitian menemukan kenapa anak laki-laki lebih banyak terkena autis.

Penyebabnya adalah hormon seks, karena laki-laki lebih banyak memproduksi testosteron sementara perempuan lebih banyak memproduksi esterogen.

Kedua hormon itu memiliki efek bertolak belakang terhadap suatu gen pengatur fungsi otak yang disebut retinoic acid-related orphan receptor-alpha atau RORA. Testosteron menghambat kerja RORA, sementara esterogen justru meningkatkan kinerjanya.

Terhambatnya kinerja RORA menyebabkan berbagai masalah koordinasi tubuh, antara lain terganggunya jam biologis atau circardian rythm yang berdampak pada pola tidur. Kerusakan saraf akibat stres dan inflamasi (radang) jaringan otak juga meningkat ketika aktivitas RORA terhambat.
Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com
Feb 25th, 2011 by al-ihsan

Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak AutisWisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis. Solusi rekreasi sambil terapi bagi anak penyandang autisme di Indonesia.

Oleh: Nirmala Ali

Naik kuda ternyata bisa memberi banyak manfaat. Selain rekreasi, memperindah bentuk tubuh, dan kepentingan prestasi tetapi juga bisa untukmembantu  mengurangi  gangguan autis. Lantas bagaimana sampai bisa membantu?

Dengan menunggang kuda, anak autis dilatih konsentrasi, keseimbangan, perasaan, kepekaan, dan emosi. Karena, katanya, selain membutuhkan konsentrasi dan keseimbangan, memperlakukan kuda agar mau menurut dengan penunggangnya dibutuhkan perasaan dan pengendalian emosi.

“Saat anak-anak autis berada di punggung kuda mau tidak mau mereka diharuskan berkonsentrasi penuh agar tidak jatuh,” kata Adriana Ekawati, psikolog  Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag), Senin (21/2).

“Berbeda dengan manusia, kuda tidak bisa dibayar dengan uang agar dia mau mengikuti perintah. Kuda harus diperlakukan dengan kasih,” tambahnya.

Hal inilah yang kemudian dapat mengurangi kesulitan anak autis dalam menjalin hubungan sosial. “ Karena tidak mungkin bisa dipaksakan inilah yang mungkin mempercepat proses pemulihan kesulitan berkonsentrasi pada anak-anak autis,” jelasnya. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Kurikulum Khusus Penyandang Autis
Jun 23rd, 2010 by al-ihsan

PENDIDIKAN bagi anak penyandang autis tidak sama dengan anak biasa. Kurikulum pendidikan yang disiapkan umumnya sangat individual.

Data yang dimiliki Departemen Pendidikan Nasional menyebutkan, penyandang autis yang mengikuti pendidikan layanan khusus ternyata masuk lima besar dari seluruh peserta sekolah khusus.

Jumlah terbesar adalah penyandang tuna grahita (keterbatasan intelektual) berat dan ringan sebanyak 38.545 peserta, tuna rungu 19.199 peserta. Diikuti kemudian penyandang tuna netra 3.218 peserta, tuna daksa 1.920 peserta dan autis sebanyak 1.752 peserta.

Di Indonesia, sekolah yang khusus menangani autis berjumlah 1.752 sekolah. Lima besar provinsi yang paling banyak mendirikan sekolah autis adalah Jawa Barat sebanyak 402 sekolah, Jawa Timur 263 sekolah, Daerah Istimewa Yogyakarta 131 sekolah. Kemudian diikuti Sumatera Barat dan DKI Jakarta yang masing-masing memiliki 111 sekolah untuk penyandang autis.

Direktur Pembinaan Sekolah Luar Biasa Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Departemen Pendidikan Nasional Eko Djatmiko Sukarso menyatakan, UU Sisdiknas No20 Tahun 2003 mengamanatkan kepada pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan bagi semua masyarakat. “Pemerintah mengakui dan melaksanakan pendidikan khusus (PK) dan pendidikan layanan khusus (PLK) bagipenyandangautis,” sebutnya. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Tantrum Pada Anak Apakah Normal?
Jun 18th, 2010 by al-ihsan

Nabi Adam dan Hawa sudah diperingatkan bahwa mereka dapat memakan buah apa saja kecuali satu buah terlarang. Apa yang mereka lakukan? Tentu saja, mereka tidak dapat menahan diri untuk mencoba satu hal yang sudah dilarang.

Hal ini mungkin menunjukkan satu pelajaran penting tentang kebutuhan manusia untuk memaksakan keinginannya sendiri dan menantang otoritas. Keinginan ini mencapai puncaknya di masa kanak-kanak. Manusia memiliki pemikiran, ide, dan kebutuhannya sendiri yang ingin diungkapkan dan ditegaskan.

Namun, keidupan bagi seorang anak dapat menyerupai suatu zona perang dan pertentangan ini membuat orang dewasa yang biasanya tenang dan waras pun rasanya ingin menjadi bayi saja. Suatu keadaan yang tidak nyaman bagi orang tua ketika anak mereka hanya berusaha  menciptakan pertentangan keinginan. Orang tua manapun yang menghadapi bayi yang ber tekad memenangkan sebuah pertengkaran tahu betapa sulitnya itu.

Daftar perkembangan yang normal 1 sampai 3 tahun Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«


»  Substance:WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa
© Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan, mendidik dengan hati dan kasih sayang.

Sekolah Autisme Al-Ihsan is Digg proof thanks to caching by WP Super Cache