SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Terapi Berkuda Bagi Anak Berkebutuhan Khusus atau Autis
Nov 3rd, 2011 by al-ihsan

Terapi Berkuda Bagi Anak Berkebutuhan Khusus atau AutisDengan berkuda, anak belajar menjalin relasi.

Pagi itu udara Lembang sangat sejuk ketika Pricilla Armelita (11 tahun) dan Patricia Melvina Saputra (11), tengah asyik berkuda. Mereka tampak terbiasa mengikuti irama gerak kuda. Tidak seperti anak-anak pada umumnya, si kembar paling sedikit tiga kali dalam seminggu berkuda.

 

Ifen, ibunya, selalu rutin membawa Pricilla dan Partricia ke tempat wisata berkuda DeRanch Lembang, Kabupaten Bandung Jawa Barat. Bukan sekadar untuk bermain atau berwisata, mereka menjalani terapi autis dengan menunggang kuda. “Anak saya sulit berkomunikasi dan selalu tertutup,” kata Ifen, Kamis (28/1). Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Game Mampu Buat Anak Autis Lebih Sosial | SekolahAutismeAl-ihsan.com
Mar 10th, 2011 by al-ihsan

Game Mampu Buat Anak Autis Lebih Sosial

Selama ini game dituding membuat seseorang menjadi antisosial terhadap lingkungannya. Namun hal ini dibantah oleh seorang ilmuwan, yang justru menemukan fakta bahwa game juga mampu anak autis menjadi lebih peka terhadap lingkungannya. 

Adalah psikologi profesor Carrie Pritchard menciptakan sebuah permainan komputer bukan hanya untuk bersenang-senang, tetapi untuk membantu mengajar anak-anak autis keterampilan sosial.
Pritchard , yang menerima hibah USD20.000 untuk proyek ini berencana untuk merancang video game pendidikan dengan fokus pada interaksi dan tanggung jawab.

“Pemain akan memiliki pilihan tentang lebih terampil dan kurang terampil terhadap perilaku mereka. Bisa memberlakukan setelah karakter mengundang mereka atau melibatkan mereka,” jelas Pritchard., seperti dilansir TG Daily, Rabu (2/3/2011).
Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Film Rumah tanpa Jendela, Kisah Sebuah Jendela dan Anak Autis |SekolahAutismeAl-ihsan.com
Mar 10th, 2011 by al-ihsan

Film Rumah tanpa Jendela, Kisah Sebuah Jendela dan Anak AutisJudul film: Rumah tanpa Jendela
Genre: Drama musikal anak-anak
Sutradara: Aditya Gumay
Pemain: Dwi Tasya, Emir Mahira, Atie Kanser, Inggrid Widjanarko, Alicia Djohar, Varissa Camelia, Maudy Ayunda, Raffi Ahmad, Yuni Shara
——

Sebuah jendela menjadi pangkal kisah Rara, bocah perempuan miskin metropolitan. Keinginannya memiliki jendela untuk rumah bedengnya yang reot boleh dibilang cukup sepele bila dibanding permasalahan yang dialami Aldo, anak orang kaya yang kesepian. Bagi Aldo, keinginan Rara itu hanyalah sejentik jari. Dan sebaliknya, di mata Rara, kebutuhan Aldo akan teman boleh jadi sangat remeh, mengingat bocah perempuan itu selalu dikelilingi kawan-kawannya, baik di sekolah pemulung maupun di rumah.

Tapi, kalau ditimbang-timbang lagi, sebenarnya manakah yang lebih sepele antara kesepian Aldo dan kebutuhan jendela Rara. Kisah dua bocah itu tersaji dalam film musikal anak-anak bertajuk Rumah tanpa Jendela. Film arahan sutradara Aditya Gumay, yang sarat makna itu, kini tengah diputar di sejumlah bisokop di Indonesia.
Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Kaspar, Robot Ramah yang Membantu Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com
Mar 10th, 2011 by al-ihsan

Kaspar, Robot Ramah yang Membantu Anak Autis Kemajuan teknologi telah membantu meringankan kerja manusia. Salah satu contohnya adalah robot yang satu ini, Kaspar.

Penulis : Annisa Indri Lestari

EDEN Sawczenko, sangat senang dipegang tangannya dan berbalik memeluk sebuah robot berwujud gadis kecil.

Tahun ini, gadis kecil berumur 4 tahun yang mengidap autis ini mulai bermain dengan robot yang mengajarkan tentang emosi dan kontak fisik.

“Dia jauh lebih sayang dengan teman-temannya sekarang dan bahkan mulai memeluk mereka,” kata Claire Sawczenko, ibu Eden.

Eden menghadiri pra sekolah untuk anak autis di Stevenage, utara London. Saat itu, peneliti sengaja membawa robot berwujud anak-anak. Kaspar memiliki rambut hitam ikal dan berkaos kaki garis-garis merah.
Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Kenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan Autis? | SekolahAutismeAl-ihsan.com
Feb 25th, 2011 by al-ihsan

Kenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan AutisKenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan Autis?

Dibandingkan perempuan, laki-laki lebih rentan mengalami autisme atau gangguan interaksi sosial. Sebuah penelitian menemukan kenapa anak laki-laki lebih banyak terkena autis.

Penyebabnya adalah hormon seks, karena laki-laki lebih banyak memproduksi testosteron sementara perempuan lebih banyak memproduksi esterogen.

Kedua hormon itu memiliki efek bertolak belakang terhadap suatu gen pengatur fungsi otak yang disebut retinoic acid-related orphan receptor-alpha atau RORA. Testosteron menghambat kerja RORA, sementara esterogen justru meningkatkan kinerjanya.

Terhambatnya kinerja RORA menyebabkan berbagai masalah koordinasi tubuh, antara lain terganggunya jam biologis atau circardian rythm yang berdampak pada pola tidur. Kerusakan saraf akibat stres dan inflamasi (radang) jaringan otak juga meningkat ketika aktivitas RORA terhambat.
Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«


»  Substance:WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa
© Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan, mendidik dengan hati dan kasih sayang.

Sekolah Autisme Al-Ihsan is Digg proof thanks to caching by WP Super Cache