<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Autisme Al-Ihsan &#187; DENGAN</title>
	<atom:link href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/tag/dengan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://sekolahautismeal-ihsan.com</link>
	<description>Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan Tangerang Selatan, mendidik dengan hati dan kasih sayang. Autisme bukanlah kutukan atau akhir dari segalanya, tetapi awal dari perjuangan panjang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 09 Nov 2011 03:22:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2.1</generator>
		<item>
		<title>Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda</title>
		<link>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html</link>
		<comments>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Apr 2011 03:14:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>al-ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Autisme]]></category>
		<category><![CDATA[Berbeda]]></category>
		<category><![CDATA[Cara]]></category>
		<category><![CDATA[DENGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Gunakan]]></category>
		<category><![CDATA[otak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahautismeal-ihsan.com/?p=684</guid>
		<description><![CDATA[Anak-anak penyandang autisme ternyata menggunakan otaknya dengan cara yang berbeda dengan orang biasa. Hal ini mungkin menjelaskan kemampuan menghapal dan menggambar objek dengan sangat detail. Menurut para peneliti dari University of Montreal, Kanada, pada penyandang autisme, area otak yang berkaitan dengan fungsi informasi visual sangat berkembang. Sementara itu, bagian otak lainnya kurang aktif terutama pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html' data-shr_title='Anak+Autisme+Gunakan+Otak+dengan+Cara+Berbeda'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html' data-shr_title='Anak+Autisme+Gunakan+Otak+dengan+Cara+Berbeda'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html' data-shr_title='Anak+Autisme+Gunakan+Otak+dengan+Cara+Berbeda'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/category/artikel/autisme-artikel"><img class="alignleft" title="Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda" src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/01/anak_autisme_sekolah_khusus.jpg" alt="Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda" width="327" height="303" /></a>Anak-anak penyandang autisme ternyata menggunakan otaknya dengan cara  yang berbeda dengan orang biasa. Hal ini mungkin menjelaskan kemampuan  menghapal dan menggambar objek dengan sangat detail.</p>
<p>Menurut para  peneliti dari University of Montreal, Kanada, pada penyandang autisme,  area otak yang berkaitan dengan fungsi informasi visual sangat  berkembang. Sementara itu, bagian otak lainnya kurang aktif terutama  pada area yang berkaitan dengan pembuatan keputusan dan perencanaan.</p>
<p>Hal  tersebut menjelaskan keunggulan penyandang autisme biasanya dalam hal  tugas-tugas visual, misalnya menggambar sesuatu dengan sangat akurat dan  detail. Akan tetapi, anak autis biasanya kesulitan menerjemahkan  ekspresi wajah.<span id="more-684"></span></p>
<p>Kondisi otak tersebut bervariasi tiap individu  sehingga ada penderita autisme yang sama sekali tidak bisa mengambil  peran dalam kehidupan sosial.</p>
<p>Para pakar autisme menyambut baik  hasil riset ini. &#8220;Studi ini menekankan bahwa autisme seharusnya tidak  dipandang sebagai kesulitan perilaku tapi berkaitan dengan keunggulan  dalam satu kemampuan tertentu,&#8221; kata Dr.Christine Ecker dari Institute  of Psychiatry di Kings College London.</p>
<p>Dengan memahami kekurangan  dan kelemahan para penyandang autisme diharapkan dapat memberi  pemahaman lebih baik untuk memaksimalkan potensi mereka. (Lusia Kus  Anna)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" target="_blank"><img src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="gambar alat musik ritmis">gambar alat musik ritmis</a> (93)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="alat musik ritmis dan melodis">alat musik ritmis dan melodis</a> (47)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="pengertian alat musik ritmis">pengertian alat musik ritmis</a> (20)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="macam macam alat musik ritmis">macam macam alat musik ritmis</a> (20)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="alat music ritmis">alat music ritmis</a> (15)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="gambar-gambar angklung dan pengertian">gambar-gambar angklung dan pengertian</a> (9)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="musik ritmis">musik ritmis</a> (8)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="gambar alat music melodis">gambar alat music melodis</a> (8)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="gambar semua alat musik">gambar semua alat musik</a> (7)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="gambar alat musik ritmis dan melodis">gambar alat musik ritmis dan melodis</a> (6)</li></ul><div class="shr-publisher-684"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html' data-shr_title='Anak+Autisme+Gunakan+Otak+dengan+Cara+Berbeda'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html' data-shr_title='Anak+Autisme+Gunakan+Otak+dengan+Cara+Berbeda'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html' data-shr_title='Anak+Autisme+Gunakan+Otak+dengan+Cara+Berbeda'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><h2  class="related_post_title">Baca Juga ...!</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik">Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/wisata-berkuda-jadi-pilihan-terapi-anak-autis.html" title="Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="Kurikulum Khusus Penyandang Autis ">Kurikulum Khusus Penyandang Autis </a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan">Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia">Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Prevalensi Individu dengan autisme, wikipedia Indonesia">Prevalensi Individu dengan autisme, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/gejala-autisme-pada-anak-wikipedia-indonesia.html" title="Gejala autisme pada anak, wikipedia Indonesia">Gejala autisme pada anak, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="ANAK DENGAN GANGGUAN SPEKTRUM AUTIS">ANAK DENGAN GANGGUAN SPEKTRUM AUTIS</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/kegiatan/ke-sawah/anak-autisme-bersih-badan-di-sungai.html" title="Anak Autisme Bersih Badan Di Sungai">Anak Autisme Bersih Badan Di Sungai</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/kegiatan/ke-sawah/anak-autisme-belajar-menanam-padi-disawah.html" title="Anak Autisme Belajar Menanam Padi Disawah">Anak Autisme Belajar Menanam Padi Disawah</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kurikulum Khusus Penyandang Autis</title>
		<link>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html</link>
		<comments>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 23 Jun 2010 01:48:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>al-ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[Autism]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[AUTIS]]></category>
		<category><![CDATA[biasa]]></category>
		<category><![CDATA[DENGAN]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[Kurikulum]]></category>
		<category><![CDATA[PENDIDIKAN bagi]]></category>
		<category><![CDATA[penyandang]]></category>
		<category><![CDATA[sama]]></category>
		<category><![CDATA[tidak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahautismeal-ihsan.com/?p=554</guid>
		<description><![CDATA[PENDIDIKAN bagi anak penyandang autis tidak sama dengan anak biasa. Kurikulum pendidikan yang disiapkan umumnya sangat individual. Data yang dimiliki Departemen Pendidikan Nasional menyebutkan, penyandang autis yang mengikuti pendidikan layanan khusus ternyata masuk lima besar dari seluruh peserta sekolah khusus. Jumlah terbesar adalah penyandang tuna grahita (keterbatasan intelektual) berat dan ringan sebanyak 38.545 peserta, tuna [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautism%2Fkurikulum-khusus-penyandang-autis.html' data-shr_title='Kurikulum+Khusus+Penyandang+Autis+'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautism%2Fkurikulum-khusus-penyandang-autis.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautism%2Fkurikulum-khusus-penyandang-autis.html' data-shr_title='Kurikulum+Khusus+Penyandang+Autis+'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautism%2Fkurikulum-khusus-penyandang-autis.html' data-shr_title='Kurikulum+Khusus+Penyandang+Autis+'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>PENDIDIKAN bagi anak penyandang autis tidak sama dengan anak biasa. Kurikulum pendidikan yang disiapkan umumnya sangat individual.</p>
<p>Data yang dimiliki Departemen Pendidikan Nasional menyebutkan, penyandang autis yang mengikuti pendidikan layanan khusus ternyata masuk lima besar dari seluruh peserta sekolah khusus.</p>
<p>Jumlah terbesar adalah penyandang tuna grahita (keterbatasan intelektual) berat dan ringan sebanyak 38.545 peserta, tuna rungu 19.199 peserta. Diikuti kemudian penyandang tuna netra 3.218 peserta, tuna daksa 1.920 peserta dan autis sebanyak 1.752 peserta.</p>
<p>Di Indonesia, sekolah yang khusus menangani autis berjumlah 1.752 sekolah. Lima besar provinsi yang paling banyak mendirikan sekolah autis adalah Jawa Barat sebanyak 402 sekolah, Jawa Timur 263 sekolah, Daerah Istimewa Yogyakarta 131 sekolah. Kemudian diikuti Sumatera Barat dan DKI Jakarta yang masing-masing memiliki 111 sekolah untuk penyandang autis.</p>
<p>Direktur Pembinaan Sekolah Luar Biasa Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Departemen Pendidikan Nasional Eko Djatmiko Sukarso menyatakan, UU Sisdiknas No20 Tahun 2003 mengamanatkan kepada pemerintah untuk menyelenggarakan pendidikan bagi semua masyarakat. &#8220;Pemerintah mengakui dan melaksanakan pendidikan khusus (PK) dan pendidikan layanan khusus (PLK) bagipenyandangautis,&#8221; sebutnya.<span id="more-554"></span></p>
<p>Semua hal yang terkait dengan pembelajaran untuk anak-anak autis berpedoman pada Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP). Namun begitu, Eko mengatakan, Diknas memberikan kebebasan kepada masing-masing sekolah untuk menentukan kurikulum bagi penyandang autis. Ini disebabkan setiap sekolah memiliki kebutuhan yang berbeda dalam mendidik penyandang autis.</p>
<p>Awal Psikolog dari sekolah khusus autis &#8220;Mandiga&#8221; di Jakarta, Dyah Puspita menyatakan, kurikulum autis harus dibuat berbeda-beda untuk setiap individu. Mengingat setiap anak autis memiliki kebutuhan berbeda. Ini sesuai dengan sifat autis yang berspektrum. Misalnya ada anak yang butuh belajar komunikasi dengan intensif, ada yang perlu belajar bagaimana mengurus dirinya sendiri dan ada juga yang hanya perlu fokus pada masalah akademis.</p>
<p>Penentuan kurikulum yang tepat bagi tiap-tiap anak, Dini Yusuf, pendiri homeschooluntuk anak autis &#8220;Kubis&#8221; di Jakarta mengatakan, bergantung dari assessment(penilaian) awal yang dilakukan tiap sekolah. Penilaian ini perlu dilakukan sebelum sekolah menerima anak autis baru. Biasanya, penilaian melalui wawancara terhadap kedua orangtuanya. Wawancara ini untuk mengetahui latar belakang, hambatan, dan kondisi lingkungan sosial anak.</p>
<p>Selain itu, penilain awal ini juga melalui observasi langsung terhadap anak. Lamanya penilaian awal ini, menurut Dini,berbeda-beda.&#8221;Tetapi, dari sana, kami lalu menentukan jenis terapi dan juga kurikulum yang tepat buat sang anak,&#8221; ujarnya. Biasanya, terapi ini akan digabungkan dengan bermain agar lebih menyenangkan bagi anak autis.</p>
<p>Kepala Sekolah khusus autis, AGCA Centre Bekasi Ira Christiana, mengatakan, sekolahnya memiliki berbagai macam bentuk terapi bagi penyandang autis. Di antaranya, terapi terpadu, wicara, integritas, dan fisioterapi. &#8220;Terapi apa yang diberikan tergantung dari kondisi anaknya,&#8221; sebutnya.</p>
<p>Perlakuan terhadap penyandang autis di atas umur lima tahun berbeda dengan penyandang autis di bawah umur lima tahun. Terapi penyandang autis di atas umur lima tahun lebih kepada pengembangan bina diri agar bisa bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. &#8220;Ini wajib hukumnya karena mereka sudah waktunya untuk sekolah,&#8221; ujar Ira.</p>
<p>Jika penyandang autis yang berumur di atas lima tahun belum bisa bersosialisasi sama sekali, maka akan diberikan pelatihan tambahan yang mengarah kepada peningkatan syaraf motorik kasar dan halus. Bagi penyandang yang sudah bisa bersosialisasi, maka akan langsung ditempatkan di sekolah reguler, dengan catatan mereka harus tetap mengikuti pelajaran tambahan di sekolah khusus penyandang autis.</p>
<p>Penyandang autis di bawah lima tahun diberikan terapi terpadu seperti terapi perilaku dan wicara. Terapi perilaku bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan, meniru, dan okupasi. Terapi wicara dimulai dengan melakukan hal-hal yang sederhana, seperti meniup lilin, tisu, melafalkan huruf A,dan melafalkan konsonan.</p>
<p>Hal lain yang patut dicermati, menurut Ira, adalah konsistensi antara apa yang dilakukan di sekolah dengan di rumah. Jika terdapat perbedaan yang mencolok,kemajuan anak autis akan sulit dicapai. Anak mengalami kebingungan atas apa yang ada pada lingkungannya. Untuk itu, diperlukan komunikasi intensif antara sekolah dan orangtua.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.autis.info/index.php/artikel-makalah/artikel/163-kurikulum-khusus-penyandang-autis">http://www.autis.info/index.php/artikel-makalah/artikel/163-kurikulum-khusus-penyandang-autis</a></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" target="_blank"><img src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="terapi cerebral palsy">terapi cerebral palsy</a> (79)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="kurikulum anak berkebutuhan khusus">kurikulum anak berkebutuhan khusus</a> (63)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="kurikulum abk">kurikulum abk</a> (54)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="kurikulum autis">kurikulum autis</a> (51)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="kurikulum anak autis">kurikulum anak autis</a> (45)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="terapi anak cerebral palsy">terapi anak cerebral palsy</a> (30)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="artikel tentang anak berkebutuhan khusus">artikel tentang anak berkebutuhan khusus</a> (26)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="sekolah autis di jakarta">sekolah autis di jakarta</a> (24)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="KURIKULUM TERAPI">KURIKULUM TERAPI</a> (23)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="sekolah khusus anak autis">sekolah khusus anak autis</a> (22)</li></ul><div class="shr-publisher-554"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautism%2Fkurikulum-khusus-penyandang-autis.html' data-shr_title='Kurikulum+Khusus+Penyandang+Autis+'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautism%2Fkurikulum-khusus-penyandang-autis.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautism%2Fkurikulum-khusus-penyandang-autis.html' data-shr_title='Kurikulum+Khusus+Penyandang+Autis+'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautism%2Fkurikulum-khusus-penyandang-autis.html' data-shr_title='Kurikulum+Khusus+Penyandang+Autis+'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><h2  class="related_post_title">Baca Juga ...!</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-berkuda-bagi-anak-berkebutuhan-khusus-atau-autis.html" title="Terapi Berkuda Bagi Anak Berkebutuhan Khusus atau Autis">Terapi Berkuda Bagi Anak Berkebutuhan Khusus atau Autis</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="ANAK DENGAN GANGGUAN SPEKTRUM AUTIS">ANAK DENGAN GANGGUAN SPEKTRUM AUTIS</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda">Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/berita/game-mampu-buat-anak-autis-lebih-sosial-sekolahautismeal-ihsan-com.html" title="Game Mampu Buat Anak Autis Lebih Sosial | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Game Mampu Buat Anak Autis Lebih Sosial | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/berita/film-rumah-tanpa-jendela-kisah-sebuah-jendela-dan-anak-autis-sekolahautismeal-ihsan-com.html" title="Film Rumah tanpa Jendela, Kisah Sebuah Jendela dan Anak Autis |SekolahAutismeAl-ihsan.com">Film Rumah tanpa Jendela, Kisah Sebuah Jendela dan Anak Autis |SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/berita/kaspar-robot-ramah-yang-membantu-anak-autis.html" title="Kaspar, Robot Ramah yang Membantu Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Kaspar, Robot Ramah yang Membantu Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/kenapa-anak-laki-laki-lebih-rentan-autis.html" title="Kenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan Autis? | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Kenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan Autis? | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/wisata-berkuda-jadi-pilihan-terapi-anak-autis.html" title="Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/membantu-abk-anak-berkebutuhan-khusus-belajar-belanja-di-supermarket-mendorong-trolly.html" title="Membantu ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) Belajar Belanja di Supermarket (Mendorong Trolly)">Membantu ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) Belajar Belanja di Supermarket (Mendorong Trolly)</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan">Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</title>
		<link>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html</link>
		<comments>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 20 May 2010 02:55:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>al-ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[terapi musik]]></category>
		<category><![CDATA[Al-Ihsan]]></category>
		<category><![CDATA[Autisme]]></category>
		<category><![CDATA[DENGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Guru]]></category>
		<category><![CDATA[khusus]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIK]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Syuting]]></category>
		<category><![CDATA[TERAPI]]></category>
		<category><![CDATA[Wawancara]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahautismeal-ihsan.com/?p=493</guid>
		<description><![CDATA[Proses syuting wawancara kru B Channel dengan guru terapi musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan. Share on FacebookIncoming search terms:contoh wawancara dengan guru (53)wawancara dengan guru (43)sekolah (11)contoh wawancara kepada guru (5)wawancara kepada guru (5)wawancara (5)sekolah autisme 2009 (5)gambar wawancara (4)syuting (3)wawancara ke sekolah autis (3)Baca Juga ...!Video wawancara guru terapi musik (Sulfi Alhamdi) sekolah khusus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fsyuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html' data-shr_title='Syuting+Wawancara+Dengan+Guru+Terapi+Musik+Sekolah+Khusus+Autisme+Al-Ihsan'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fsyuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fsyuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html' data-shr_title='Syuting+Wawancara+Dengan+Guru+Terapi+Musik+Sekolah+Khusus+Autisme+Al-Ihsan'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fsyuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html' data-shr_title='Syuting+Wawancara+Dengan+Guru+Terapi+Musik+Sekolah+Khusus+Autisme+Al-Ihsan'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Proses syuting wawancara kru B Channel dengan guru terapi musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan.</p>
<p><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-494" title="proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik" src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik.jpg" alt="proses syuting wawancara dengan guru terapi musik sekolah khusus autisme al-ihsan" width="400" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik_2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-495" title="proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik_2" src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik_2.jpg" alt="proses syuting wawancara dengan guru terapi musik sekolah khusus autisme al-ihsan" width="400" height="300" /></a><span id="more-493"></span></p>
<p><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik_3.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-496" title="proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik_3" src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik_3.jpg" alt="proses syuting wawancara dengan guru terapi musik sekolah khusus autisme al-ihsan" width="400" height="300" /></a></p>
<p><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik_4.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-497" title="proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik_4" src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/proses_syuting_wawancara_dengan_guru_terapi_musik_4.jpg" alt="proses syuting wawancara dengan guru terapi musik sekolah khusus autisme al-ihsan" width="400" height="300" /></a></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" target="_blank"><img src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="contoh wawancara dengan guru">contoh wawancara dengan guru</a> (53)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="wawancara dengan guru">wawancara dengan guru</a> (43)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="sekolah">sekolah</a> (11)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="contoh wawancara kepada guru">contoh wawancara kepada guru</a> (5)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="wawancara kepada guru">wawancara kepada guru</a> (5)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="wawancara">wawancara</a> (5)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="sekolah autisme 2009">sekolah autisme 2009</a> (5)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="gambar wawancara">gambar wawancara</a> (4)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="syuting">syuting</a> (3)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="wawancara ke sekolah autis">wawancara ke sekolah autis</a> (3)</li></ul><div class="shr-publisher-493"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fsyuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html' data-shr_title='Syuting+Wawancara+Dengan+Guru+Terapi+Musik+Sekolah+Khusus+Autisme+Al-Ihsan'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fsyuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fsyuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html' data-shr_title='Syuting+Wawancara+Dengan+Guru+Terapi+Musik+Sekolah+Khusus+Autisme+Al-Ihsan'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fsyuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html' data-shr_title='Syuting+Wawancara+Dengan+Guru+Terapi+Musik+Sekolah+Khusus+Autisme+Al-Ihsan'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><h2  class="related_post_title">Baca Juga ...!</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/video/proses-syuting/video-wawancara-guru-terapi-musik-sulfi-alhamdi-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Video wawancara guru terapi musik (Sulfi Alhamdi) sekolah khusus Autisme Al-Ihsan">Video wawancara guru terapi musik (Sulfi Alhamdi) sekolah khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/proses-syuting-terapi-musik-di-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Proses Syuting Terapi Musik di Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan">Proses Syuting Terapi Musik di Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/guru/dwi-wulandari-s-pd.html" title="Dwi Wulandari, S.Pd">Dwi Wulandari, S.Pd</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/guru/nurrochmawati.html" title="Nurrochmawati">Nurrochmawati</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/guru/kunto-wahyudi-s-pd.html" title="Kunto Wahyudi, S.Pd">Kunto Wahyudi, S.Pd</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/guru/rahina-agus-sumardiyanti-s-pd.html" title="Rahina Agus Sumardiyanti, S.Pd">Rahina Agus Sumardiyanti, S.Pd</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/guru/sari-haryatiningsih.html" title="Sari Haryatiningsih">Sari Haryatiningsih</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/guru/sutatmiasih-s-pd.html" title="Sutatmiasih, S.Pd">Sutatmiasih, S.Pd</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/guru/saiful-anwar-s-pd.html" title="Saiful Anwar, S.Pd">Saiful Anwar, S.Pd</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/guru/tri-purnamawati-s-pd.html" title="Tri Purnamawati, S.Pd">Tri Purnamawati, S.Pd</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perbedaan Terapi Musik Dengan Pendidikan Musik</title>
		<link>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html</link>
		<comments>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 01:19:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>al-ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[terapi musik]]></category>
		<category><![CDATA[DENGAN]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIK]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Perbedaan]]></category>
		<category><![CDATA[TERAPI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahautismeal-ihsan.com/?p=441</guid>
		<description><![CDATA[Ini mungkin, merupakan bagian yang paling penting dalam mendefinisikan terapi musik. Terapi musik itu sendiri mempunyai tujuan yang non musik. Hal inilah yang membedakan terapi musik dengan pendidikan musik, pelajaran musik, dan musik untuk hiburan. Mempelajari tentang musik, dan mempelajari menggunakan alat musik, akan mempunyai dampak yang positif. Penelitian telah membuktikan bahwa mempelajari bagaimana memainkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fperbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html' data-shr_title='Perbedaan+Terapi+Musik+Dengan+Pendidikan+Musik'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fperbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fperbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html' data-shr_title='Perbedaan+Terapi+Musik+Dengan+Pendidikan+Musik'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fperbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html' data-shr_title='Perbedaan+Terapi+Musik+Dengan+Pendidikan+Musik'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/piano-sebagai-alat-terapi-musik.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-442" title="piano-sebagai-alat-terapi-musik" src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/piano-sebagai-alat-terapi-musik.jpg" alt="piano-sebagai-alat-terapi-musik" width="300" height="300" /></a></p>
<p>Ini mungkin, merupakan bagian yang paling penting dalam mendefinisikan terapi musik. Terapi musik itu sendiri mempunyai tujuan yang non musik. Hal inilah yang membedakan terapi musik dengan pendidikan musik, pelajaran musik, dan musik untuk hiburan.<span id="more-441"></span></p>
<p>Mempelajari tentang musik, dan mempelajari menggunakan alat musik, akan mempunyai dampak yang positif. Penelitian telah membuktikan bahwa mempelajari bagaimana memainkan piano telah membantu anak-anak untuk meningkatka skor kereka dalam beberapa bagian tes standar IQ.</p>
<p>Penelitian lainnya mengatakan bahwa sikap disiplin yang dilakukan seorang murid  dalam mempelajari memainkan alat musik mempunyai dampak dalam kehidupan murid itu sendiri. Tentu saja, kemampuan memainkan alat musik memberikan hal yang unik pada anak untuk terlibat dan berinteraksi dalam komunitasnya.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" target="_blank"><img src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="alat musik">alat musik</a> (1898)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="gambar alat musik">gambar alat musik</a> (750)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="musik">musik</a> (353)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="alat-alat musik">alat-alat musik</a> (185)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="alat alat musik">alat alat musik</a> (141)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="contoh alat musik melodis">contoh alat musik melodis</a> (140)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="gambar musik">gambar musik</a> (92)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="gambar-gambar alat musik">gambar-gambar alat musik</a> (60)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="alat musik tradisional">alat musik tradisional</a> (57)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="alat musik non tradisional">alat musik non tradisional</a> (56)</li></ul><div class="shr-publisher-441"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fperbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html' data-shr_title='Perbedaan+Terapi+Musik+Dengan+Pendidikan+Musik'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fperbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fperbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html' data-shr_title='Perbedaan+Terapi+Musik+Dengan+Pendidikan+Musik'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fperbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html' data-shr_title='Perbedaan+Terapi+Musik+Dengan+Pendidikan+Musik'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><h2  class="related_post_title">Baca Juga ...!</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan">Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik">Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/video/proses-syuting/video-wawancara-guru-terapi-musik-sulfi-alhamdi-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Video wawancara guru terapi musik (Sulfi Alhamdi) sekolah khusus Autisme Al-Ihsan">Video wawancara guru terapi musik (Sulfi Alhamdi) sekolah khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/proses-syuting-terapi-musik-di-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Proses Syuting Terapi Musik di Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan">Proses Syuting Terapi Musik di Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/terapi-musik-dan-strategi-musik.html" title="TERAPI MUSIK Dan Strategi Musik">TERAPI MUSIK Dan Strategi Musik</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/apa-itu-terapi-musik.html" title="Apa itu Terapi Musik?">Apa itu Terapi Musik?</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/terapi-musik-dan-pembelajaran-lain-untuk-anak-autis.html" title="Terapi Musik dan Pembelajaran Lain Untuk Anak Autis">Terapi Musik dan Pembelajaran Lain Untuk Anak Autis</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-musik-dorong-perubahan-positif-autisme.html" title="TERAPI MUSIK DORONG PERUBAHAN POSITIF AUTISME">TERAPI MUSIK DORONG PERUBAHAN POSITIF AUTISME</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia">Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/terapi-musik-untuk-anak-autisme-salah-satu-alternatif.html" title="Terapi Musik Untuk Anak Autisme Salah Satu Alternatif">Terapi Musik Untuk Anak Autisme Salah Satu Alternatif</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik</title>
		<link>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html</link>
		<comments>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 01:12:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>al-ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[terapi musik]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[Autisme]]></category>
		<category><![CDATA[DENGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Memotivasi]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIK]]></category>
		<category><![CDATA[TERAPI]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahautismeal-ihsan.com/?p=437</guid>
		<description><![CDATA[Banyak cara otak kita memproduksi dan memproses musik sebenarnya jauh dari apa yang dapat kita pahami. Di dalam penelitian, khususnya mengenai orang-orang yang mengalami kerusakan tertentu pada otak, telah mengidentifikasikan bahwa beberapa bagian otak berhubungan dengan kemampuan-kemampuan seperti mengenali dan memproduksi melodi, ritme, dan menggunakan alat musik. Hal ini jauh dari sekedar tentang kemampuan otak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fmemotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html' data-shr_title='Memotivasi+Anak+Autisme+Dengan+Terapi+Musik'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fmemotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fmemotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html' data-shr_title='Memotivasi+Anak+Autisme+Dengan+Terapi+Musik'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fmemotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html' data-shr_title='Memotivasi+Anak+Autisme+Dengan+Terapi+Musik'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/angklung-alat-terapi-musik.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-438" title="angklung-alat-terapi-musik" src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/uploads/2010/05/angklung-alat-terapi-musik.jpg" alt="angklung alat terapi musik di indonesia" width="294" height="300" /></a></p>
<p>Banyak cara otak kita memproduksi dan memproses musik sebenarnya jauh dari apa yang dapat kita pahami. Di dalam penelitian, khususnya mengenai orang-orang yang mengalami kerusakan tertentu pada otak, telah mengidentifikasikan bahwa beberapa bagian otak berhubungan dengan kemampuan-kemampuan seperti mengenali dan memproduksi melodi, ritme, dan menggunakan alat musik. Hal ini jauh dari sekedar tentang kemampuan otak kiri atau otak kanan. Proses musik jauh lebih dari sekedar tentang otak.<span id="more-437"></span></p>
<p>Maksud dari hal ini adalah bahwa musik selain membantu dan juga memotivasi seseorang untuk melakukan suatu pekerjaan. Ketika seseorang yang mempunya aphasia dikarenakan stroke atau cedera pada otak dapat memproduksi kata-kata melalui nyanyian yang mana tidak dapat ia lakukan dengan berbicara, maka musik ini mungkin dapat dikatakan sebagai hal yang membantu untuk melakukan sesuatu. Sebaliknya, apabila orang yang mengalami hal yang sama diatas ikut dalam kegiatan latihan kelompok dikarenakan musik faforitnya dimainkan, maka musik itu dapat dikatakan sebagai hal yang memotivasinya untuk melakukan suatu kegiatan.</p>
<p>Hal penting yang perlu diingat adalah dengan menggunakan musik biasanya hasilnya lebih dari apa yang dibayangkan, Kenikmatan yang tidak dapat di jelaskan.</p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" target="_blank"><img src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="alat musik melodis">alat musik melodis</a> (1432)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="gambar alat musik melodis">gambar alat musik melodis</a> (237)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="alat musik melodi">alat musik melodi</a> (174)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="seni musik">seni musik</a> (97)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="JENIS ALAT MUSIK">JENIS ALAT MUSIK</a> (68)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="gambar alat musik melodi">gambar alat musik melodi</a> (46)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="jenis alat musik ritmis">jenis alat musik ritmis</a> (46)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="jenis-jenis alat musik">jenis-jenis alat musik</a> (42)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="jenis jenis alat musik">jenis jenis alat musik</a> (34)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="Gambar seni musik">Gambar seni musik</a> (26)</li></ul><div class="shr-publisher-437"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fmemotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html' data-shr_title='Memotivasi+Anak+Autisme+Dengan+Terapi+Musik'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fmemotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fmemotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html' data-shr_title='Memotivasi+Anak+Autisme+Dengan+Terapi+Musik'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fterapi-musik%2Fmemotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html' data-shr_title='Memotivasi+Anak+Autisme+Dengan+Terapi+Musik'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><h2  class="related_post_title">Baca Juga ...!</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan">Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/terapi-musik-untuk-anak-autisme-salah-satu-alternatif.html" title="Terapi Musik Untuk Anak Autisme Salah Satu Alternatif">Terapi Musik Untuk Anak Autisme Salah Satu Alternatif</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda">Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/wisata-berkuda-jadi-pilihan-terapi-anak-autis.html" title="Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/video/proses-syuting/video-wawancara-guru-terapi-musik-sulfi-alhamdi-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Video wawancara guru terapi musik (Sulfi Alhamdi) sekolah khusus Autisme Al-Ihsan">Video wawancara guru terapi musik (Sulfi Alhamdi) sekolah khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/proses-syuting-terapi-musik-di-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Proses Syuting Terapi Musik di Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan">Proses Syuting Terapi Musik di Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/perbedaan-terapi-musik-dengan-pendidikan-musik.html" title="Perbedaan Terapi Musik Dengan Pendidikan Musik">Perbedaan Terapi Musik Dengan Pendidikan Musik</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/terapi-musik-dan-pembelajaran-lain-untuk-anak-autis.html" title="Terapi Musik dan Pembelajaran Lain Untuk Anak Autis">Terapi Musik dan Pembelajaran Lain Untuk Anak Autis</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-musik-dorong-perubahan-positif-autisme.html" title="TERAPI MUSIK DORONG PERUBAHAN POSITIF AUTISME">TERAPI MUSIK DORONG PERUBAHAN POSITIF AUTISME</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia">Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia</title>
		<link>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html</link>
		<comments>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 01:31:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>al-ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[Autisme]]></category>
		<category><![CDATA[Bagi]]></category>
		<category><![CDATA[DENGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Individu]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[TERAPI]]></category>
		<category><![CDATA[wikipedia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahautismeal-ihsan.com/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Bila ada pertanyaan mengenai terapi apa yang efektif? Maka jawaban atas pertanyaan ini sangat kompleks, bahkan para orang tua dari anak-anak dengan autisme pun merasa bingung ketika dihadapkan dengan banyaknya treatment dan proses pendidikan yang ditawarkan bagi anak mereka. Beberapa jenis terapi bersifat tradisional dan telah teruji dari waktu ke waktu sementara terapi lainnya mungkin [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fterapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Terapi+Bagi+Individu+dengan+Autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fterapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fterapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Terapi+Bagi+Individu+dengan+Autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fterapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Terapi+Bagi+Individu+dengan+Autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Bila ada pertanyaan mengenai terapi apa yang efektif? Maka  jawaban atas pertanyaan ini sangat kompleks, bahkan para orang tua dari  anak-anak dengan autisme pun merasa bingung ketika dihadapkan dengan  banyaknya treatment dan proses pendidikan yang ditawarkan bagi anak  mereka. Beberapa jenis terapi bersifat tradisional dan telah teruji dari  waktu ke waktu sementara terapi lainnya mungkin baru saja muncul. Tidak  seperti gangguan perkembangan lainnya, tidak banyak petunjuk treatment  yang telah dipublikasikan apalagi prosedur yang standar dalam menangani  autisme. Bagaimanapun juga para ahli sependapat bahwa terapi harus  dimulai sejak awal dan harus diarahkan pada hambatan maupun  keterlambatan yang secara umum dimiliki oleh setiap anak autis,  misalnya; komunikasi dan persoalan-persolan perilaku. Treatment yang  komprehensif umumnya meliputi; Terapi Wicara (Speech Therapy), Okupasi  Terapi (Occupational Therapy) dan Applied Behavior Analisis (ABA) untuk  mengubah serta memodifikasi perilaku.</p>
<p>Berikut ini adalah suatu uraian sederhana dari berbagai literatur  yang ada dan ringkasan penjelasan yang tidak menyeluruh dari beberapa  treatment yang diakui saat ini. Menjadi keharusan bagi orang tua untuk  mencari tahu dan mengenali treatment yang dipilihnya langsung kepada  orang-orang yang profesional dibidangnya. Sebagian dari teknik ini  adalah program menyeluruh, sedang yang lain dirancang menuju target  tertentu yang menjadi hambatan atau kesulitan para penyandangnya.<span id="more-394"></span></p>
<ul>
<li>Educational Treatment, meliputi tetapi tidak terbatas pada: Applied Behavior  Analysis (ABA) yang prinsip-prinsipnya digunakan dalam penelitian Lovaas  sehingga sering disamakan dengan Discrete Trial Training atau  Intervensi Perilaku Intensif.</li>
<li>Pendekatan developmental yang dikaitkan dengan pendidikan yang  dikenal sebagai Floortime.</li>
<li>TEACCH (Treatment and Education of Autistic and Related Communication –  Handicapped Children).</li>
<li>Biological Treatment, meliputi tetapi tidak terbatas pada: diet, pemberian vitamin  dan pemberian obat-obatan untuk mengurangi perilaku-perilaku tertentu  (agresivitas, hiperaktif, melukai diri sendiri, dsb.).</li>
<li>Speech – Language Therapy (Terapi Wicara), meliputi tetapi tidak terbatas pada usaha penanganan  gangguan asosiasi dan gangguan proses auditory/pendengaran.</li>
<li>Komunikasi, peningkatan kemampuan komunikasi, seperti PECS (Picture  Exchange Communication System), bahasa isyarat, strategi visual  menggunakan gambar dalam berkomunikasi dan pendukung-pendukung  komunikasi lainnya.</li>
<li>Pelayanan Autisme Intensif,  meliputi kerja team dari berbagai disiplin ilmu yang memberikan  intervensi baik di rumah, sekolah maupun lngkungan sosial lainnya.</li>
<li>Terapi yang bersifat Sensoris, meliputi tetapi tidak terbatas pada  Occupational Therapy (OT), Sensory  Integration Therapy (SI) dan Auditory Integration Training (AIT).</li>
</ul>
<p>Dengan adanya berbagai jenis terapi yang dapat dipilih oleh orang  tua, maka sangat penting bagi mereka untuk memilih salah satu jenis  terapi yang dapat meningkatkan fungsionalitas anak dan mengurangi  gangguan serta hambatan autisme. Sangat disayangkan masih minim data  ilmiah yang mampu mendukung berbagai jenis terapi yang dapat dipilih  orang tua di Indonesia saat ini. Fakta menyebutkan bahwa sangat sulit  membuat suatu penelitian mengenai autisme. Sangat banyak  variabel-variabel yang dimiliki anak, dari tingkat keparahan gangguannya  hingga lingkungan sekitarnya dan belum lagi etika yang ada didalamnya  untuk membuat suatu penelitian itu sungguh-sungguh terkontrol. Sangat  tidak mungkin mengkontrol semua variabel yang ada sehingga data yang  dihasilkan dari penelitian-penelitian sebelumnya mungkin secara  statistik tidak akurat.</p>
<p>Tidak ada satupun jenis terapi yang berhasil bagi semua anak. Terapi  harus disesuaikan dengan kebutuhan anak, berdasarkan pada potensinya,  kekurangannya dan tentu saja sesuai dengan minat anak sendiri. Terapi  harus dilakukan secara multidisiplin ilmu, misalnya menggunakan; okupasi  terapi, terapi wicara dan terapi perilaku sebagai basisnya. Tenaga ahli  yang menangani anak harus mampu mengarahkan pilihan-pilihan anda  terhadap berbagai jenis terapi yang ada saat ini. Tidak ada jaminan  apakah terapi yang dipilih oleh orang tua maupun keluarga  sungguh-sungguh akan berjalan efektif. Namun demikian, tentukan salah  satu jenis terapi dan laksanakan secara konsisten, bila tidak terlihat  perubahan atau kemajuan yang nyata selama 3 bulan dapat melakukan  perubahan terapi. Bimbingan dan arahan yang diberikan harus dilaksanakan  oleh orang tua secara konsisten. Bila terlihat kemajuan yang signifikan  selama 3 bulan maka bentuk intervensi lainnya dapat ditambahkan. Tetap  bersikap obyektif dan tanyakan kepada para ahli bila terjadi  perubahan-perubahan perilaku lainnya.</p>
<h3 id="siteSub">Dari <a rel="nofollow" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Autisme">Wikipedia bahasa Indonesia</a></h3>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" target="_blank"><img src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="autisme wikipedia">autisme wikipedia</a> (11)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="strategi penanganan anak autis">strategi penanganan anak autis</a> (4)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="sekolah autisme indonesia">sekolah autisme indonesia</a> (4)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="terapi wicara di singapore metode ABA">terapi wicara di singapore metode ABA</a> (3)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="bimbingan anak autis">bimbingan anak autis</a> (3)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="penanganan anak autis di rumah">penanganan anak autis di rumah</a> (3)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="pengobatan dan terapi anak autis wikipedia">pengobatan dan terapi anak autis wikipedia</a> (2)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="cara Terapi Wicara (Speech Therapy) Okupasi Terapi (Occupational Therapy) dan Applied Behavior Analisis (ABA)">cara Terapi Wicara (Speech Therapy) Okupasi Terapi (Occupational Therapy) dan Applied Behavior Analisis (ABA)</a> (2)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="wikipedia terapi">wikipedia terapi</a> (2)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="metode pelayanan anak autism">metode pelayanan anak autism</a> (2)</li></ul><div class="shr-publisher-394"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fterapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Terapi+Bagi+Individu+dengan+Autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fterapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fterapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Terapi+Bagi+Individu+dengan+Autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fterapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Terapi+Bagi+Individu+dengan+Autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><h2  class="related_post_title">Baca Juga ...!</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Prevalensi Individu dengan autisme, wikipedia Indonesia">Prevalensi Individu dengan autisme, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/wisata-berkuda-jadi-pilihan-terapi-anak-autis.html" title="Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan">Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik">Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/penanganan-autisme-di-indonesia-wikipedia-indonesia.html" title="Penanganan Autisme di Indonesia, wikipedia Indonesia">Penanganan Autisme di Indonesia, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/perkembangan-penelitian-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Perkembangan Penelitian Autisme, wikipedia indonesia">Perkembangan Penelitian Autisme, wikipedia indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/implikasi-diagnosa-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Implikasi Diagnosa Autisme, wikipedia Indonesia ">Implikasi Diagnosa Autisme, wikipedia Indonesia </a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/gejala-autisme-pada-anak-wikipedia-indonesia.html" title="Gejala autisme pada anak, wikipedia Indonesia">Gejala autisme pada anak, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/apa-autisme.html" title="Apa Autisme?">Apa Autisme?</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-berkuda-bagi-anak-berkebutuhan-khusus-atau-autis.html" title="Terapi Berkuda Bagi Anak Berkebutuhan Khusus atau Autis">Terapi Berkuda Bagi Anak Berkebutuhan Khusus atau Autis</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Prevalensi Individu dengan autisme, wikipedia Indonesia</title>
		<link>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html</link>
		<comments>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Mar 2010 01:20:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>al-ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[Autisme]]></category>
		<category><![CDATA[DENGAN]]></category>
		<category><![CDATA[Individu]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Prevalensi]]></category>
		<category><![CDATA[wikipedia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahautismeal-ihsan.com/?p=386</guid>
		<description><![CDATA[Diperkirakan terdapat 400.000 individu dengan autisme di Amerika Serikat. Sejak tahun 80 – an, bayi-bayi yang lahir di California – AS, diambil darahnya dan disimpan di pusat penelitian Autisme. Penelitian dilakukan oleh Terry Phillips, seorang pakar kedokteran saraf dari Universitas George Washington. Dari 250 contoh darah yang diambil, ternyata hasilnya mencengangkan; seperempat dari anak-anak tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fprevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Prevalensi+Individu+dengan+autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fprevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fprevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Prevalensi+Individu+dengan+autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fprevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Prevalensi+Individu+dengan+autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Diperkirakan terdapat 400.000 individu dengan autisme di Amerika  Serikat. Sejak tahun 80 – an, bayi-bayi yang lahir di California – AS,  diambil darahnya dan disimpan di pusat penelitian Autisme. Penelitian  dilakukan oleh Terry Phillips, seorang pakar kedokteran saraf dari  Universitas George Washington. Dari 250 contoh darah yang diambil,  ternyata hasilnya mencengangkan; seperempat dari anak-anak tersebut  menunjukkan gejala autis. National Information Center for Children and  Youth with Disabilities (NICHCY) memperkirakan bahwa autisme dan PDD  pada tahun 2000 mendekati 50 – 100 per 10.000 kelahiran. Penelitian  Frombonne (Study  Frombonne: 2003) menghasilkan prevalensi dari autisme beserta  spektrumnya (Autism Spectrum Disorder/ASD) adalah: 60/10.000 – best  current estimate dan terdapat 425.000 penyandang ASD yang berusia  dibawah 18 tahun di Amerika Serikat. Di Inggris, data terbaru adalah:  62.6/10.000 ASD. Autisme secara umum telah diketahui terjadi empat kali  lebih sering pada anak laki-laki dibandingkan yang terjadi pada anak  perempuan. Hingga saat ini penyebabnya belum diketahui secara pasti.  Saat ini para ahli terus mengembangkan penelitian mereka untuk  mengetahui sebabnya sehingga mereka pun dapat menemukan ‘obat’ yang  tepat untuk mengatasi fenomena ini. Bidang-bidang yang menjadi fokus  utama dalam penelitian para ahli, meliputi; kerusakan secara neurologis  dan ketidakseimbangan dalam otak yang bersifat biokimia. Dr. Ron Leaf  saat melakukan seminar di Singapura pada tanggal 26 – 27 Maret 2004,  menyebutkan beberapa faktor penyebab autisme, yaitu:<span id="more-386"></span></p>
<ul>
<li>Genetic susceptibility – different genes may be responsible in different  families</li>
<li>Chromosome 7  – speech / language chromosome</li>
<li>Variety of problems in pregnancy at  birth or even after birth</li>
</ul>
<p>Meskipun para ahli dan praktisi di bidang autisme tidak selamanya  dapat menyetujui atau bahkan sependapat dengan penyebab-penyebab di  atas. Hal terpenting yang perlu dicatat melalui hasil  penelitian-penelitian terdahulu adalah bahwa gangguan autisme tidak  disebabkan oleh faktor-faktor yang bersifat psikologis, misalnya karena  orang tua tidak menginginkan anak ketika hamil.</p>
<p>Bagaimana di Indonesia? Belum ditemukan data yang akurat mengenai  keadaan yang sesungguhnya di Indonesia, namun dalam suatu wawancara di  Koran Kompas; Dr. Melly Budhiman, seorang Psikiater Anak dan Ketua dari  Yayasan Autisme Indonesia menyebutkan adanya peningkatan yang luar  biasa. “Bila sepuluh tahun yang lalu jumlah penyandang autisme  diperkirakan satu per 5.000 anak, sekarang meningkat menjadi satu per  500 anak” (Kompas: 2000). Tahun 2000 yang lalu, Dr. Ika Widyawati; staf  bagian Psikiatri Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia memperkirakan  terdapat kurang lebih 6.900 anak penyandang autisme di Indonesia.  Jumlah tersebut menurutnya setiap tahun terus meningkat. Hal ini sungguh  patut diwaspadai karena jika penduduk di Indonesia saat ini mencapai  lebih dari 160 juta, kira-kira berapa orang yang terdata sungguh-sungguh  menyandang austime beserta spektrumnya?</p>
<h3 id="siteSub">Dari <a rel="nofollow" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Autisme">Wikipedia bahasa Indonesia</a></h3>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" target="_blank"><img src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="cerebral palsy indonesia">cerebral palsy indonesia</a> (65)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="prevalensi autis di indonesia">prevalensi autis di indonesia</a> (19)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="prevalensi anak autis">prevalensi anak autis</a> (19)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="prevalensi autis">prevalensi autis</a> (14)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="prevalensi cerebral palsy">prevalensi cerebral palsy</a> (12)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="prevalensi autisme">prevalensi autisme</a> (10)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="prevalensi cerebral palsy di indonesia">prevalensi cerebral palsy di indonesia</a> (7)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="prevalensi autisme di indonesia">prevalensi autisme di indonesia</a> (6)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="dokter melly budhiman">dokter melly budhiman</a> (5)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="prevalensi anak autis di indonesia">prevalensi anak autis di indonesia</a> (4)</li></ul><div class="shr-publisher-386"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fprevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Prevalensi+Individu+dengan+autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fprevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fprevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Prevalensi+Individu+dengan+autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fprevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html' data-shr_title='Prevalensi+Individu+dengan+autisme%2C+wikipedia+Indonesia'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><h2  class="related_post_title">Baca Juga ...!</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-bagi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia">Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/penanganan-autisme-di-indonesia-wikipedia-indonesia.html" title="Penanganan Autisme di Indonesia, wikipedia Indonesia">Penanganan Autisme di Indonesia, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/perkembangan-penelitian-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Perkembangan Penelitian Autisme, wikipedia indonesia">Perkembangan Penelitian Autisme, wikipedia indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/implikasi-diagnosa-autisme-wikipedia-indonesia.html" title="Implikasi Diagnosa Autisme, wikipedia Indonesia ">Implikasi Diagnosa Autisme, wikipedia Indonesia </a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/gejala-autisme-pada-anak-wikipedia-indonesia.html" title="Gejala autisme pada anak, wikipedia Indonesia">Gejala autisme pada anak, wikipedia Indonesia</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/apa-autisme.html" title="Apa Autisme?">Apa Autisme?</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda">Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/wisata-berkuda-jadi-pilihan-terapi-anak-autis.html" title="Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/syuting-wawancara-dengan-guru-terapi-musik-sekolah-khusus-autisme-al-ihsan.html" title="Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan">Syuting Wawancara Dengan Guru Terapi Musik Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik">Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/prevalensi-individu-dengan-autisme-wikipedia-indonesia.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>ANAK DENGAN GANGGUAN SPEKTRUM AUTIS</title>
		<link>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html</link>
		<comments>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 01:53:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>al-ihsan</dc:creator>
				<category><![CDATA[autisme]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[AUTIS]]></category>
		<category><![CDATA[DENGAN]]></category>
		<category><![CDATA[GANGGUAN]]></category>
		<category><![CDATA[SPEKTRUM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://sekolahautismeal-ihsan.com/?p=298</guid>
		<description><![CDATA[Jika anda mendapatkan informasi tentang anak autis dari media, anda mungkin ingin tahu apakah yang menyebabkan penyimpangan dalam hidup mereka. Pada surat kabar, majalah atau artikel, biografi, dan roman terkadang anak autis dilukiskan seperti sesuatu yang istimewa namun esentrik, terkadang juga sebagai seseorang yang lemah, dan seolah-olah tidak dapat menjalani kehidupan sehari-hari. Sebenarnya, uraian di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<!-- Start Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html' data-shr_title='ANAK+DENGAN+GANGGUAN+SPEKTRUM+AUTIS'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html' data-shr_title='ANAK+DENGAN+GANGGUAN+SPEKTRUM+AUTIS'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html' data-shr_title='ANAK+DENGAN+GANGGUAN+SPEKTRUM+AUTIS'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetTop Automatic --><p>Jika anda mendapatkan informasi          tentang anak autis dari media, anda mungkin ingin tahu apakah yang          menyebabkan penyimpangan dalam hidup mereka. Pada surat kabar, majalah          atau artikel, biografi, dan roman terkadang anak autis dilukiskan          seperti sesuatu yang istimewa namun esentrik, terkadang juga sebagai          seseorang yang lemah, dan seolah-olah tidak dapat menjalani kehidupan          sehari-hari. Sebenarnya, uraian di atas berdasarkan fakta. Autisme,          sekarang ini umumnya dikenal sebagai gangguan spektrum autis, dan telah          diuraikan sebagai suatu teka-teki, sebab secara luas jenis kelainan ini          berbeda dan mempunyai karakteristik tersendiri dari kelainan lainnya.</p>
<div>
<ul>
<li><strong>Apakah yang dimaksud dengan gangguan spektrum autis? </strong></li>
</ul>
</div>
<p>Studi tentang gangguan spektrum autis adalah suatu istilah          baru dalam pendidikan khusus. Bagaimanapun, anda akan melihat          perkembangan pemahaman tentang kelainan ini dengan cepat dan pada          prakteknya, siswa-siswa ini menurut penelitian mereka memiliki          karakteristik dan kebutuhan.<span id="more-298"></span></p>
<div>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Perkembangan </strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
</div>
<p>Pada tahun 1943, Leo Kanner, seorang psikolog membagi ke          dalam sebelas kelompok anak-anak kelainan ini dengan kelainan yang lain.          Menurut Kanner (1943), kebutuhan khusus anak-anak adalah nyata bahkan          dari awal masa kanak-kanak, antara lain :</p>
<div>
<ul>
<li>Suatu ketidakmampuan dalam berhubungan dengan orang lain.</li>
<li>Keterlambatan perkembangan bahasa, yaitu kegagalan perkembangan            untuk tujuan komunikasi.</li>
<li>Perkembangan dan pertumbuhan fisik.</li>
<li>Perilaku akibat lingkungan.</li>
<li>Memiliki suatu keasyikan dan daya tarik yang lebih pada suatu            obyek.</li>
<li>Perilaku yang berulang-ulang (stererotifik) dan memiliki            stimulasi-stimulasi lain.</li>
</ul>
</div>
<p>Karakteristik autis yang utama seperti telah dijelaskan          oleh Leo Kanner yang lebih dari separuh abad yang lalu telah ditinjau          kembali dan pada tahun terakhir definisi konseptual, autis berkembang          menurut pengamatan Kanner. Kira-kira pada waktu yang sama sama kanner          menulis tentang autis, Han Aspenger, seorang dokter, bekerjasama dengan          kelompok anak-anak dengan gangguan perkembangan saraf dan gangguan          sosial. Aspenger. Menjelaskan tentang kelompok anak diagnostik secara          rinci (aspenger, 1944). Pekerjaan aspenger ini menekankan pada          penyimpangan sosial, pengasingan, yaitu menyangkut kemampuan belajar          anak. Ia mempercayai bahwa dalam beberapa hal anak-anak membentuk suatu          kelompok yang berbeda.</p>
<div>
<ul>
<li>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Awal Kepercayaan </strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
</div>
<p>Selama tahun 1950-an &amp; 1960-an para ahli medis percaya          bahwa autis disebabkan oleh kurangnya kasihsayang ibu – terkadang          disebut “ibu lemari pendingin” suatu acuan terhadap dinginnya mereka –          yang melakukan kesalahan dalam pengasuhan bayi mereka. Sebagai dampak          dari kepercayaan ini, banyak ibu menginginkan bagaimana cara mengasuh anak yang          memiliki autisme agar mendapatkan kehangatan dan cinta agar anak-anak          dapat tumbuh dengan baik. Penelitian kemudian mulai mempertanyakan          masalah ini, namun tidak sampai tahun 1970-an muncullah studi berdasarkan genetika untuk austisma. Setelah 10 tahun          kemudian, studi ini telah diperluas &amp; ditinjau kembali, dan telah          sepenuhnya dapat membuktikan ketidakbenaran dongeng dari kesalahan          pengasuhan sebagai penyebab autisma.</p>
<div>
<ul>
<li>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Penyusunan Pemahaman </strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
</div>
<p>Pada tahun 1981 perbedaan antara autisma &amp; Sindrom          Asperger menjadi hilang ketika Lorna Wing menulis tentang 35 anak &amp;          orang dewasa dengan gangguan keterlambatan, menimbulkan minat dalam          perawatan &amp; dalam hal ini. Sejak saat itu, para ahli lebih          mempelajari sebagian besar tentang sekitar 2 perbedaan yang nyata.          Sebagai contoh, mereka telah menentukan bahwa individu tersebut dengan          gangguannya, mungkin memiliki gejala yang halus atau mungkin dampak yang          cukup jelas (Wing, 1991). Autisme telah diidentifikasi sebagai salah          satu katgori kecacatan dalam IDEA yang berawal pada tahun 1990 dan pada          tahun 1994 ditambah menjadi gangguan khusus oleh Asosiasi Psikiater          Amerika (APA) yang secara luas menggunakan Diagnostik dan Statistika          Manual of Mentel Disorder, edisi ke 4 (Asosiasi Psikiater Amerika,          1994).</p>
<div>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Definisi Gangguan Spektrum Autis </strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
</div>
<p>Sebagaimana yang telah anda temukan untuk jenis kecacatan          yang lain, bahasa yang berhubungan dengan autisma memerlukan suatu          penjelasan yang ringkas. Istilah tradisional yang digunakan untuk          kelompok ini adalah Autisma, dan istilah tersebut telah digunakan banyak          orang dan digunakan dalam IDEA dan beberapa undang-undang pendidikan          khusus. Istilah Gangguan Spektrum Autis digunakan dalam buku ini karena          mengklasifikasikan bahwa gangguan ini terjadi dalam banyak cara dan          tidak bisa diuraikan dalam masing-masing jalan. Gangguan spektrum Autis          dengan cepat menjadi istilah yang dipilih oleh para ahli dalam          bidangnya. Akhirnya, seperti yang akan anda pelajari nanti, di dalam          lingkaran medis, Autisme &amp; Sindrom Asperger keduanya dipertimbangkan          menjadi bagian dan kecacatan yang disebut gangguan perkembangan pervasif          (GPP).</p>
<div>
<ul>
<li>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Definisi Pemerintah Pusat </strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
</div>
<p>Ketika autisma ditambahkan ke dalam IDEA pada tahun 1990,          hal itu diartikan :</p>
<div>
<ul>
<li>Autisma berarti suatu kecacatan perkembangan yang dengan mantap            mempengaruhi komunikasi lisan dan non lisan dan interaksi sosial, pada            usia dibawah 3 tahun, yang berdampak pada perolehan pendidikan pada            anak. Karakteristik lain yang dikaitkan dengan anak autis adalah            perulangan aktifitas, penolakan terhadap perubahan lingkungan atau            perubahan rutinitas harian dan tanggapan yang tak lazim pada perasaan.            Istilah tersebut berlaku jika perolehan pendidikan anak kurang baik            karena anak mengalami gangguan emosional</li>
<li>Seorang anak yang memperlihatkan gejala “autis” pada usia di atas            3 tahun dapat didiagnosa mengalami “autisma” jika kriteria pada            paragraf di atas terpenuhi.</li>
</ul>
</div>
<p>Definisi ini mengikuti pedoman IDEA, menspesifikasikan          beberapa karakter yang esensial dari siswa dengan gangguan tersebut, di          luar kecacatan lain, dan ketetapan dampak dan perolehan pendidikan.          Bagaimanapun, hal itu tidak menyediakan banyak detil dalam          istilah-istilah dari pemahaman banyaknya jenis siswa yang mungkin          mengalami gangguan-gangguan ini.</p>
<div>
<ul>
<li>
<ul>
<li>
<ul>
<li><strong>Definisi Asosiasi Psikiater Amerika </strong></li>
</ul>
</li>
</ul>
</li>
</ul>
</div>
<p>Karena Gangguan Spektrum Autis umumnya didiagnosa oleh          komunitas medis menggunakan ukuran-ukuran permanen di dalam Diagnostik          and Statistikal Manual of Mental Disorder, edisi ke-4. Perbaikan teks          (Asosiasi Psikiater Amerika, 2000), adalah penting bahwa anda memahami          definisi ini sebagaimana yang disediaka IDEA. Seperti yang dicatat          diawal APA menggolongkan autisma sebagai jenis Gangguan Perkembangan          Peruasif (GPP) yang ditandai oleh perusakan-perusakan pelemahan di          beberapa area perkembangan; kemampuan interaksi sosial, keterampilan          komunikasi atau pengulangan perilaku, minat dan aktivitas.</p>
<p>Sub kategori dari gangguan perkembangan peruasif dalam          diskusi ini meliputi gangguan autistik, sindrom asperger, dan gangguan          perkembangan peruasif tidak termasuk yang ditetapkan.</p>
<p>Hasil diagnosa dari gangguan autis disediaka bagi individu          yang menunjukkan penurunan interaksi sosial dan komunikasi, seperti          halnya, perulangan, membeo dan diiringi oleh keterlambatan          mental/retardasi mental.</p>
<p>Kriteria Gangguan Autisma</p>
<ul>
<li>Dari total enam (atau lebih) item dari (1), (2) dan (3), dengan sedikitnya dua dari (1) dan sisanya dari (2) atau (3).</li>
<li>Penurunan kwalitatif dalam interaksi sosial, yang dinyatakan                  sedikitnya dua diantara yang berikut:</li>
<li>Penurunan berbagai perilaku nonverbal seperti kontak mata, expresi wajah, perawakan badan dan isyarat dalam interaksi sosial.</li>
<li>Kegagalan untuk mengembangkan hubungan kerjasama sesuai                  tingkatan perkembangan.</li>
<li>Tidak adanya pergerakan spontan untuk mencari, memberi atau minat terhadap suatu benda dan menunjukkannya kepada orang lain.</li>
<li>Tidak adanya sosialisasi atau timbal balik emosional.</li>
<li>Penuruna kualitatif dalam komunikasi, yang dinyatakan                  sedikitnya satu dari yang berikut :</li>
<li>Kesulitan/tidak adanya perkembangan bahasa bicara (tidak diiringi oleh, usaha perbaikan dengan alternatif komunikasi seperti isyarat/mimik).</li>
<li>Individu dengan suara yang cukup, penurunan dalam kemampuan                  berkomunikasi dan arah dengan orang lain.</li>
<li>Penggunaan bahasa yang diulah atau membeo</li>
<li>Perilaku yang spontanitas yang suka meniru sesuai tingkat                  perkembangan.</li>
<li>Keterbatasan, pengulangan, dan peniruan perilaku, minat &amp; aktivitas, yang dinyatakan sedikitnya satu dari yang berikut :</li>
<li>Ketertarikan terhadap satu atau lebih peniruan dan minat                  terhadap suatu dengan intensitas dan fokus.</li>
<li>Minat yang tidak fleksibel ke spesifik, rutinitas dan ritual                  yang tidak berfungsi</li>
<li>Perulangan aktivitas dan peniruan.</li>
<li>Keasyikan dengan bagian dari suatu benda.</li>
<li>Keterlambatan/tidak bermalnya fungsi berikut sdikitnya satu dari yang beriku, sebelum usia 3 tahun : (1) Iteraksi sosial (2) Bahasa yang digunakan dalam komunikasi sosial atau (3) permainan imajinatif &amp; simbolis.</li>
<li>Gangguan-gangguan tersebut tidak lebih baik oleh gangguan                  Rett atau gangguan disintegratif pada kanak-kanak.</li>
</ul>
<p>sumber: <a href="http://www.unj.ac.id/fip/plb/">http://www.unj.ac.id/fip/plb/</a></p>
<p class="facebook"><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" target="_blank"><img src="http://sekolahautismeal-ihsan.com/wp-content/plugins/add-to-facebook-plugin/facebook_share_icon.gif" alt="Share on Facebook" title="Share on Facebook" /></a><a href="http://www.facebook.com/share.php?u=http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" target="_blank" title="Share on Facebook">Share on Facebook</a></p><h4>Incoming search terms:</h4><ul><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="spektrum autis">spektrum autis</a> (23)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="pengertian autis menurut para ahli">pengertian autis menurut para ahli</a> (23)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="pengertian autisme menurut para ahli">pengertian autisme menurut para ahli</a> (15)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="anak hiperaktif menurut ahli">anak hiperaktif menurut ahli</a> (10)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="spektrum autisme">spektrum autisme</a> (8)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="autis menurut para ahli">autis menurut para ahli</a> (8)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="gangguan spektrum autisme">gangguan spektrum autisme</a> (7)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="pengertian anak autis menurut para ahli">pengertian anak autis menurut para ahli</a> (6)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="GANGGUAN SPEKTRUM AUTISTIK">GANGGUAN SPEKTRUM AUTISTIK</a> (6)</li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html" title="interaksi sosial anak autis">interaksi sosial anak autis</a> (5)</li></ul><div class="shr-publisher-298"></div><!-- Start Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><div class='shareaholic-like-buttonset' style='float:none;height:30px;'><a class='shareaholic-fblike' data-shr_layout='button_count' data-shr_showfaces='false' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html' data-shr_title='ANAK+DENGAN+GANGGUAN+SPEKTRUM+AUTIS'></a><a class='shareaholic-fbsend' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html'></a><a class='shareaholic-googleplusone' data-shr_size='medium' data-shr_count='true' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html' data-shr_title='ANAK+DENGAN+GANGGUAN+SPEKTRUM+AUTIS'></a><a class='shareaholic-tweetbutton' data-shr_count='none' data-shr_href='http%3A%2F%2Fsekolahautismeal-ihsan.com%2Fartikel%2Fautisme-artikel%2Fanak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html' data-shr_title='ANAK+DENGAN+GANGGUAN+SPEKTRUM+AUTIS'></a></div><div style="clear: both; min-height: 1px; height: 3px; width: 100%;"></div><!-- End Shareaholic LikeButtonSetBottom Automatic --><h2  class="related_post_title">Baca Juga ...!</h2><ul class="related_post"><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autism/kurikulum-khusus-penyandang-autis.html" title="Kurikulum Khusus Penyandang Autis ">Kurikulum Khusus Penyandang Autis </a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/terapi-berkuda-bagi-anak-berkebutuhan-khusus-atau-autis.html" title="Terapi Berkuda Bagi Anak Berkebutuhan Khusus atau Autis">Terapi Berkuda Bagi Anak Berkebutuhan Khusus atau Autis</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-autisme-gunakan-otak-dengan-cara-berbeda.html" title="Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda">Anak Autisme Gunakan Otak dengan Cara Berbeda</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/berita/game-mampu-buat-anak-autis-lebih-sosial-sekolahautismeal-ihsan-com.html" title="Game Mampu Buat Anak Autis Lebih Sosial | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Game Mampu Buat Anak Autis Lebih Sosial | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/berita/film-rumah-tanpa-jendela-kisah-sebuah-jendela-dan-anak-autis-sekolahautismeal-ihsan-com.html" title="Film Rumah tanpa Jendela, Kisah Sebuah Jendela dan Anak Autis |SekolahAutismeAl-ihsan.com">Film Rumah tanpa Jendela, Kisah Sebuah Jendela dan Anak Autis |SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/berita/kaspar-robot-ramah-yang-membantu-anak-autis.html" title="Kaspar, Robot Ramah yang Membantu Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Kaspar, Robot Ramah yang Membantu Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/kenapa-anak-laki-laki-lebih-rentan-autis.html" title="Kenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan Autis? | SekolahAutismeAl-ihsan.com">Kenapa Anak Laki-laki Lebih Rentan Autis? | SekolahAutismeAl-ihsan.com</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/memotivasi-anak-autisme-dengan-terapi-musik.html" title="Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik">Memotivasi Anak Autisme Dengan Terapi Musik</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/terapi-musik/terapi-musik-dan-pembelajaran-lain-untuk-anak-autis.html" title="Terapi Musik dan Pembelajaran Lain Untuk Anak Autis">Terapi Musik dan Pembelajaran Lain Untuk Anak Autis</a></li><li><a href="http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/perbedaan-perilaku-anak-autis-dan-anak-normal.html" title="Perbedaan perilaku anak autis dan anak normal">Perbedaan perilaku anak autis dan anak normal</a></li></ul>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://sekolahautismeal-ihsan.com/artikel/autisme-artikel/anak-dengan-gangguan-spektrum-autis.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
<!-- WP Super Cache is installed but broken. The path to wp-cache-phase1.php in wp-content/advanced-cache.php must be fixed! -->
