SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
Sekolah Khusus Al-Ihsan Mendukung Walk for Autism Indonesia 2011
Mar 30th, 2011 by al-ihsan

walk for autism sekolah khusud al-ihsan

Walk for Autism Indonesia 2011 diselenggarakan oleh Yayasan Autisma Indonesia bekerjasama dengan Solidaritas Istri Kabinet Indonesia Bersatu. Tema kegiatan ini: Act for Autism Now! Bersama kita menuju masyarakat yang inklusif dan bersahabat dengan autisme.

Kegiatan dilaksanakan tanggal 2 April 2011, yaitu aksi Jalan Bersama (Walk for Autism) dari Silang Monas menuju bundaran HI dan kembali lagi ke Monas. Jalan Bersama dimulai jam 06:30. Acara ini terbuka untuk umum dan sangat diharapkan partisipasi dari komunitas autisme, pemerhati autisme serta simpatisan. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis | SekolahAutismeAl-ihsan.com
Feb 25th, 2011 by al-ihsan

Wisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak AutisWisata Berkuda Jadi Pilihan Terapi Anak Autis. Solusi rekreasi sambil terapi bagi anak penyandang autisme di Indonesia.

Oleh: Nirmala Ali

Naik kuda ternyata bisa memberi banyak manfaat. Selain rekreasi, memperindah bentuk tubuh, dan kepentingan prestasi tetapi juga bisa untukmembantu  mengurangi  gangguan autis. Lantas bagaimana sampai bisa membantu?

Dengan menunggang kuda, anak autis dilatih konsentrasi, keseimbangan, perasaan, kepekaan, dan emosi. Karena, katanya, selain membutuhkan konsentrasi dan keseimbangan, memperlakukan kuda agar mau menurut dengan penunggangnya dibutuhkan perasaan dan pengendalian emosi.

“Saat anak-anak autis berada di punggung kuda mau tidak mau mereka diharuskan berkonsentrasi penuh agar tidak jatuh,” kata Adriana Ekawati, psikolog  Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag), Senin (21/2).

“Berbeda dengan manusia, kuda tidak bisa dibayar dengan uang agar dia mau mengikuti perintah. Kuda harus diperlakukan dengan kasih,” tambahnya.

Hal inilah yang kemudian dapat mengurangi kesulitan anak autis dalam menjalin hubungan sosial. “ Karena tidak mungkin bisa dipaksakan inilah yang mungkin mempercepat proses pemulihan kesulitan berkonsentrasi pada anak-anak autis,” jelasnya. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Terapi Bagi Individu dengan Autisme, wikipedia Indonesia
Mar 22nd, 2010 by al-ihsan

Bila ada pertanyaan mengenai terapi apa yang efektif? Maka jawaban atas pertanyaan ini sangat kompleks, bahkan para orang tua dari anak-anak dengan autisme pun merasa bingung ketika dihadapkan dengan banyaknya treatment dan proses pendidikan yang ditawarkan bagi anak mereka. Beberapa jenis terapi bersifat tradisional dan telah teruji dari waktu ke waktu sementara terapi lainnya mungkin baru saja muncul. Tidak seperti gangguan perkembangan lainnya, tidak banyak petunjuk treatment yang telah dipublikasikan apalagi prosedur yang standar dalam menangani autisme. Bagaimanapun juga para ahli sependapat bahwa terapi harus dimulai sejak awal dan harus diarahkan pada hambatan maupun keterlambatan yang secara umum dimiliki oleh setiap anak autis, misalnya; komunikasi dan persoalan-persolan perilaku. Treatment yang komprehensif umumnya meliputi; Terapi Wicara (Speech Therapy), Okupasi Terapi (Occupational Therapy) dan Applied Behavior Analisis (ABA) untuk mengubah serta memodifikasi perilaku.

Berikut ini adalah suatu uraian sederhana dari berbagai literatur yang ada dan ringkasan penjelasan yang tidak menyeluruh dari beberapa treatment yang diakui saat ini. Menjadi keharusan bagi orang tua untuk mencari tahu dan mengenali treatment yang dipilihnya langsung kepada orang-orang yang profesional dibidangnya. Sebagian dari teknik ini adalah program menyeluruh, sedang yang lain dirancang menuju target tertentu yang menjadi hambatan atau kesulitan para penyandangnya. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Penanganan Autisme di Indonesia, wikipedia Indonesia
Mar 22nd, 2010 by al-ihsan

Intensitas dari treatment perilaku pada anak dengan autisme merupakan hal penting, namun persoalan-persoalan mendasar yang ditemui di Indonesia menjadi sangat krusial untuk diatasi lebih dahulu. Tanpa mengabaikan faktor-faktor lain, beberapa fakta yang dianggap relevan dengan persoalan penanganan masalah autisme di Indonesia diantaranya adalah:

  1. Kurangnya tenaga terapis yang terlatih di Indonesia. Orang tua selalu menjadi pelopor dalam proses intervensi sehingga pada awalnya pusat-pusat intervensi bagi anak dengan autisme dibangun berdasarkan kepentingan keluarga untuk menjamin kelangsungan pendidikan anak mereka sendiri.
  2. Belum adanya petunjuk treatment yang formal di Indonesia. Tidak cukup dengan hanya mengimplementasikan petunjuk teatment dari luar yang penerapannya tidak selalu sesuai dengan kultur kehidupan anak-anak Indonesia. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Perkembangan Penelitian Autisme, wikipedia indonesia
Mar 22nd, 2010 by al-ihsan

Tahun 1960 penanganan anak dengan autisme secara umum didasarkan pada model psikodinamika, menawarkan harapan akan pemulihan melalui experiential manipulations (Rimland, 1964). Namun demikian model psikodinamika dianggap tidak cukup efektif. Pada pertengahan tahun 1960-an, terdapat sejumlah laporan penelitian bahwa pelaku psikodinamik tidak dapat memberikan apa yang mereka janjikan (Lovaas, 1987). Melalui berbagai literatur, dapat disebutkan beberapa ahli yang memiliki perbedaan filosofis, variasi-variasi treatment dan target-target khusus lainnya, seperti:

  • Rimland (1964): Meneliti karakteristik orang tua yang memiliki anak dengan autisme, seperti: pekerja keras, pintar, obsesif, rutin dan detail. Ia juga meneliti penyebab autisme yang menurutnya mengarah pada faktor biologis. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«


»  Substance:WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa
© Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan, mendidik dengan hati dan kasih sayang.

Sekolah Autisme Al-Ihsan is Digg proof thanks to caching by WP Super Cache