SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«
FAKTA KUNCI mengenai Tantrum
Jun 3rd, 2010 by al-ihsan

fakta kunci mengenai tantrum

  1. Meskipun amarah merupakan emosi yang paling jelas terlihat oleh orang tua, dan orang tua sering menggambarkannya sebagai episode temper tantrum (tantrum amarah), amarah hamper selalu diikuti dengan perasaan anak-anak lainnya, seperti putus asa atau panic.
  2. Kenyataan yang cukup jelas tapi kadang dilupakan adalah bahwa seorang anak tidak mengalami tantrum jika ia sendirian. Tantrum yang parah dating di saat ada orang lain. Tantrum hamper selalu terjadi saat si kecil bersama orang tuanya, atau orang lain yang membuat si anak merasa sangat nyaman dan terbiasa. Untuk menciptakan sebuah tantrum di perlukan dua orang. Jadi tantrum bersifat interaktif, tidak sekedar reaktif.
  3. Temperamen anak turut andil. Seorang anak yang lebih aktif dan berkemuan, kemungkinan mengalami tantrum lebih tinggi. Orang tua biasanya mengetahui dari sejak masih bayi apakah jenis anak mereka seperti ini. Saat bayi, mungkin mereka kelihatan cengeng dan lebih mengganggu atau tidur kurang lelap dibandingkan bayi-bayi yang lain.
  4. Adanya perkiraan bahwasatu dari lima anak yang beusia 2 tahun, sekurangnya mengalami dua kali tantrum perhari. Hal ini berarti bahwa empat dari lima anak lainnya tidak memiliki tantrum.
  5. Meskipun ungkapan “usia dua tahun yang menyulitkan” menyimpulkan bagaimana dan kapan umumnya tantrum terjadi. Tantrum dapat bermula pada usia 1 tahun bahkan hingga 5 tahun pada kasus tertentu. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

Sedikit autis mungkin dapat menjadi kunci kesuksesan
Feb 22nd, 2010 by al-ihsan

albert einstein juga autis

Oleh Nigel Hawkes, Editor Kesehatan dari The Times

Judul asli : Why a dash of autism may be key to success by Nigel Hawkes, Times Health Editor. Dimuat seijin dari The Times UK. Copyright 2001 The Times UK

Autisme adalah suatu bentuk ketidakmampuan dan gangguan perilaku yang membuat penyandangnya lebih suka menyendiri. Suatu bentuk ringan dari autis mungkin telah membuat banyak penyandangnya menjadi ilmuwan dan artis yang terkenal karena mereka memang butuh suatu keadaan yang terisolir dari dunia luar sehingga dapat berkonsentrasi penuh dan menghasilkan karya karya besar.

Hans Asperger seorang Doktor dari Austria yang pertama kali menyebutkan gangguan ini sebagai psikopat autistik masa kanak kanak mengatakan “Kelihatannya, untuk dapat sukses dalam bidang ilmu pengetahuan dan seni maka diperlukan adanya sedikit gangguan autis”. Ia menyebutkan beberapa keanehan perilaku pada anak anak yang kemudian keanehan perilaku ini dinamakan Sindron Asperger sesuai dengan namanya. Read the rest of this entry »

Incoming search terms:

SIDEBAR
»
S
I
D
E
B
A
R
«


»  Substance:WordPress   »  Style: Ahren Ahimsa
© Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan, mendidik dengan hati dan kasih sayang.

Sekolah Autisme Al-Ihsan is Digg proof thanks to caching by WP Super Cache