»
S
I
D
E
B
A
R
«
Tantrum Pada Anak Apakah Normal?
Jun 18th, 2010 by al-ihsan

Nabi Adam dan Hawa sudah diperingatkan bahwa mereka dapat memakan buah apa saja kecuali satu buah terlarang. Apa yang mereka lakukan? Tentu saja, mereka tidak dapat menahan diri untuk mencoba satu hal yang sudah dilarang.

Hal ini mungkin menunjukkan satu pelajaran penting tentang kebutuhan manusia untuk memaksakan keinginannya sendiri dan menantang otoritas. Keinginan ini mencapai puncaknya di masa kanak-kanak. Manusia memiliki pemikiran, ide, dan kebutuhannya sendiri yang ingin diungkapkan dan ditegaskan.

Namun, keidupan bagi seorang anak dapat menyerupai suatu zona perang dan pertentangan ini membuat orang dewasa yang biasanya tenang dan waras pun rasanya ingin menjadi bayi saja. Suatu keadaan yang tidak nyaman bagi orang tua ketika anak mereka hanya berusaha  menciptakan pertentangan keinginan. Orang tua manapun yang menghadapi bayi yang ber tekad memenangkan sebuah pertengkaran tahu betapa sulitnya itu.

Daftar perkembangan yang normal 1 sampai 3 tahun Read the rest of this entry »

Mengatasi Head Banging Pada Anak
May 11th, 2010 by al-ihsan

head banging pada anak autis

(sumber: Stategies for Handling a Child Who is Head Banging Oleh Linda Cammeroto, OTR/L)

Head Banging adalah kegiatan membenturkan kepala, memukul kepala, atau menjatuhkan kepala ke belakang, dimana umum ditemukan pada anak berkebutuhan khusus. Head Banging menjadi sesuatu yang menakutkan bagi banyak orang tua karena khawatir anak mereka dapat menyakiti dirinya sendiri.

Perlu diketahui bahwa head banging terjadi pada sekitar 20 persen anak-anak normal dibawah usia 4 tahun hingga periode waktu tertentu dan kemudian menghilang dengan sendirinya saat berusia empat tahun. Sementara itu, pada anak berkebutuhan khusus, head banging merupakan salah satu gejala yang cukup signifikan, karena akan terus terjadi bila tidak diberi penanganan secepatnya.

Head banging merupakan alat pencari perhatian yang efektif bagi anak-anak. Semakin banyak reaksi yang diberikan orangtua karena kegiatannya itu, maka mereka akan semakin meneruskan kebiasaannya itu. Karena itu orangtua bisa membantu mengurangi kebiasaan anak dengan berpura-pura tidak melihatnya. Jika si anak mengalami tantrum, jangan mengalah atau memberi reaksi berlebihan karena hal itu hanya akan membuat si anak berpikir bahwa head banging dibolehkan.

Berikut beberapa alasan anak melakukan head banging dan saran untuk mengatasinya. Read the rest of this entry »

Gejala autisme pada anak, wikipedia Indonesia
Mar 22nd, 2010 by al-ihsan

Anak dengan autisme dapat tampak normal di tahun pertama maupun tahun kedua dalam kehidupannya. Para orang tua seringkali menyadari adanya keterlambatan kemampuan berbahasa dan cara-cara tertentu yang berbeda ketika bermain serta berinteraksi dengan orang lain. Anak-anak tersebut mungkin dapat menjadi sangat sensitif atau bahkan tidak responsif terhadap rangsangan-rangasangan dari kelima panca inderanya (pendengaran, sentuhan, penciuman, rasa dan penglihatan). Perilaku-perilaku repetitif (mengepak-kepakan tangan atau jari, menggoyang-goyangkan badan dan mengulang-ulang kata) juga dapat ditemukan. Perilaku dapat menjadi agresif (baik kepada diri sendiri maupun orang lain) atau malah sangat pasif. Besar kemungkinan, perilaku-perilaku terdahulu yang dianggap normal mungkin menjadi gejala-gejala tambahan. Selain bermain yang berulang-ulang, minat yang terbatas dan hambatan bersosialisasi, beberapa hal lain yang juga selalu melekat pada para penyandang autisme adalah respon-respon yang tidak wajar terhadap informasi sensoris yang mereka terima, misalnya; suara-suara bising, cahaya, permukaan atau tekstur dari suatu bahan tertentu dan pilihan rasa tertentu pada makanan yang menjadi kesukaan mereka.

Beberapa atau keseluruhan karakteristik yang disebutkan berikut ini dapat diamati pada para penyandang autisme beserta spektrumnya baik dengan kondisi yang teringan hingga terberat sekalipun. Read the rest of this entry »

Mendirikan Tenda Pada Acara Lintas Alam dan Kemah Sehari
Mar 17th, 2010 by al-ihsan

Anak-anak kami bersama-sama kakak pembina mendirikan tenda. Pelajaran cara hidup di alam bebas.

anak autisme mendirikan tenda pada acara lintas alam dan kemah sehari Read the rest of this entry »

ADHD Pada Anak-anak
Feb 22nd, 2010 by al-ihsan

adhd pada anak

Tanda-tanda adanya gangguan ADHD sebenarnya sudah dapat dideteksi sejak anak masa pra sekolah. Kurangnya atensi, hiperaktif dan kompulsif merupakan tanda-tanda yang langsung dapat ditangkap adanya gangguan pada anak, misalnya saja anak tidak suka atau kehilangan minat untuk bermain, berlari kesana-kemari dan tidak dapat mengontrol keinginannya untuk menyentuh benda-benda disekitarnya. Bila orangtua menangkap gejala tersebut seharusnya segeralah membawa anaknya ke dokter anak atau psikolog. Penangan secara dini akan memberikan kontribusi perilaku yang lebih baik ketika anak memasuki tahap perkembangan selanjutnya.

Gangguan hiperaktif-kompulsif mungkin secara langsung bisa terlihat pada perilaku anak, namun tidak pada tipe gangguan atensi, anak terlihat dapat bekerjasama dengan orang sekitarnya, sehingga tipe ini kadang terabaikan secara kasat mata.

Untuk mendiagnosa secara tepat, tenaga profesional biasanya akan mengumpulkan data-data secara lengkap untuk memutuskan diagnosis apakah anak tersebut mengidap gangguan ADHD atau tidak, data tersebut berupa; Read the rest of this entry »

»  Substance: WordPress   »  Style: FreeUsenext
© Sekolah Khusus Autisme Al-Ihsan, mendidik dengan hati dan kasih sayang.

Sekolah Autisme Al-Ihsan is Digg proof thanks to caching by WP Super Cache