
Banyak penelitian berusaha untuk menentukan apakah tantrum terkait dengan tingkah laku tertentu saat dewasa. Misalnya, apakah ada hubungannya dengan anak yang sulit ditangani dan melakukan banyak tantrum pada usia 3 tahun, dengan kemungkinan knakalan lebih lanjut atau tidak kekerasan sebagai orang dewasa.
Ternyata, memang ada bukti bahwa memang terdapat kaitan seperti itu, misalnya:
- Survey menunjukkan bahwa tingkah laku anti sosial dari usia 5 tahun berhubungan dengan tindakan kekerasan pada usia 18 tahun.
- Sebuah penelitian menunjukkan kaitan antara temperamen(anak yang dipandang lebih “sulit”) dan serangan kriminal orang dewasa.
Meneliti Keterkaitan
Ada penelitian yang berusaha untuk menemukan kaitan dengan sampel anak-anakyang lebih kecil. Penelitian itu mengamati pendirian orang dewasa dan menelusurinya kembali ke sebuah sampel yang menjadi subjek penelitian utama, yakni tentang masalah tingkah laku pada anak-anak prasekolah.
Temuan Penting
- Daftar asli pengukuran mengungkapkan bahwa kesulitan mengendalikan diri , temper tantrum, dan mengompol siang hari pada anak-anak pra sekolah dapat dikaitkan dengan serangan kasar pada saat orang itu dewasa.
- Tindakan menyebarkan kotoran, mengompol siang hari, aktifitas yang tinggi, dan kesulitan mengendalikan diri dapat dikaitkan dengan pendirian saat dewasa.
- Faktor lainnya yang dapat memperlihatkan kaitannya dengan tindakan kekerasan saat dewasa adalah factor gender terdapat perbandingan yang lebih besar pada anak laki-laki) dan kemampuan sosial anak pada usia 3 tahun.
Semua ini memberikan gambaran yang agak mengagetkan, tetapi merupakan suatu hal yang biasa bagi staf taman kanak-kanak, guru, psikolog, bahkan mungkin orangtua. Benar-benar jelas terlihat bahwa sebagian anak dengan tingkah laku yan sulit, termasuk melakukan tantrumyang buruk pada usia 3 tahun, akan terus membawa tingkah laku itu sebagai masalah sampai masa dewasa.
Pentingnya asuhan orang tua
Yang menarik, jenis keluarga serta lingkungan sosial tidak dapat meramalkan anak mana yang akan “keluar jalur.” Hal ini menunjukkan pentingnya keterampilan pengasuhan anak.
Ini menunjukkan betapa pentingnya bagi para orang tua ntuk mengambil seluruh langkah yang perlu agar mengatasi tingkah laku sulit si anak dan menghilangkan tantrum.
Share on Facebook
Incoming search terms:
Baca Juga ...!